Jember, 18 Februari 2026 – Operasi pencarian korban hilang akibat terseret ombak di Pantai Canga’an, Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, pada hari pertama belum membuahkan hasil.
Laporan kejadian diterima Pusdalops BPBD Jember pada Minggu (15/2/2026) pukul 06.00 WIB. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di kawasan tebing timur Pantai Canga’an, yang dikenal memiliki karakteristik ombak besar dan arus laut yang kuat.
Korban diketahui bernama Fuad Febriansyah (30), seorang mahasiswa asal Desa Garahan, Kecamatan Silo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama rekannya tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 WIB untuk memancing. Selang sekitar 30 menit kemudian, korban tersapu ombak besar yang datang tiba-tiba dari arah laut lepas.
Rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun upaya tersebut gagal akibat kuatnya arus dan gelombang tinggi. Kejadian kemudian dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran yang selanjutnya meneruskan informasi tersebut ke Pusdalops BPBD Jember.
Menindaklanjuti laporan itu, BPBD Kabupaten Jember segera melakukan koordinasi, asesmen awal, serta menggelar operasi pencarian bersama tim gabungan. Unsur yang terlibat antara lain BPBD, relawan, serta tim pencarian dan pertolongan lainnya.
Hingga operasi hari pertama berakhir, korban masih belum ditemukan. Pencarian direncanakan akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan memperluas area penyisiran, baik melalui jalur darat maupun laut, menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan gelombang.
Pemerintah daerah kembali mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah pesisir, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut sedang tinggi.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan laut di kawasan pesisir selatan Jember yang kerap dipicu gelombang tinggi dan cuaca ekstrem.
(Dang)















