Solok, Warta-kota.com.- Operasi Pasar Murah Tahun 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Solok menjadi harapan nyata bagi masyarakat Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, terutama warga terdampak bencana dan masyarakat berpenghasilan rendah, Sabtu 13/12/2025
Antusiasme warga begitu tinggi. Begitu kegiatan dibuka, kerumunan langsung memadati area pasar, bahkan jumlah masyarakat yang hadir melebihi kuota paket bahan pokok yang disediakan. Meski masih ada warga yang belum terlayani karena keterbatasan stok, pelaksanaan kegiatan ini tetap mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Di Nagari Aia Dingin, pemerintah menyalurkan 3 ton beras, 1.200 kilogram gula pasir, dan 1.200 liter minyak goreng kemasan kepada 600 kepala keluarga yang tersebar di 7 jorong. Dua jorong di antaranya merupakan wilayah terdampak bencana. Pada kesempatan tersebut, Ketua TP. PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, turun langsung menyerahkan bantuan beras kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.
“Ini bukan sekadar bantuan bahan pokok, tetapi wujud kebersamaan dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat di tengah kondisi sulit” ujar Ny. Nia di hadapan warga.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Kabupaten Solok, Rince Kusmaladewi, menjelaskan bahwa paket sembako yang diterima masyarakat bukan bantuan gratis, melainkan subsidi harga dari pemerintah daerah.
Satu paket berisi 5 kilogram beras premium, 2 liter minyak goreng kemasan, dan 2 kilogram gula pasir dengan harga normal Rp.164.500. Namun masyarakat hanya membayar Rp.90.000, karena 47 persen biaya ditanggung oleh pemerintah daerah.
“Selisih sebesar Rp.74.500 per paket dibayarkan langsung oleh pemerintah daerah kepada penyedia. Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk menekan dampak lonjakan harga” jelasnya.
Bagi warga, selisih harga tersebut sangat berarti. “Dengan harga segitu, kami masih bisa mengatur belanja untuk beberapa hari ke depan” ungkap salah satu masyarakat
Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Solok, Ridayatul Hayat, menyebutkan bahwa Operasi Pasar Murah dilaksanakan sebagai respon pemerintah terhadap lonjakan harga bahan pokok akibat bencana alam serta meningkatnya kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau, meskipun kondisi pasar sedang tidak stabil” paparnya
Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Solok telah menyalurkan 2.028 paket bahan pokok bersubsidi, dengan total distribusi sekitar 10 ton beras premium, lebih dari 4.000 liter minyak goreng kemasan, dan lebih dari 4.000 kilogram gula pasir di enam nagari.
Apresiasi juga disampaikan oleh Pemerintah Nagari Aia Dingin. Plt. Wali Nagari H. Heril Wandi. S.Pd.I., yang mewakili lebih kurang 30 ribu jiwa masyarakat, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok atas perhatian dan kepeduliannya.
“Atas nama Pemerintah Nagari Aia Dingin, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Solok, atas pelaksanaan kegiatan pasar murah atau pembagian sembako yang sangat membantu masyarakat kami pasca bencana” Ucapnya

Ny, Nia Jon Firman Pandu
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi saat ini, serta berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari warga.
Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan nagari, di antaranya melalui bantuan pengaspalan jalan sepanjang kurang lebih 600 meter.
“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, perhatian ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap Nagari Aia Dingin. Semoga sinergi antara Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Nagari terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat ke depan” Sambungnya
Menjelang berakhirnya kegiatan, Ny. Nia Jon Firman Pandu kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Semoga ke depan kami tetap bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat” Ujar Ny Nia
Di tengah antrean yang mulai berkurang dan wajah-wajah warga yang pulang membawa sembako, Operasi Pasar Murah di Pasar Dingin hari itu menjadi lebih dari sekadar kegiatan ekonomi ia menjelma menjadi simbol kepedulian, kebersamaan, dan harapan bahwa pemerintah dan masyarakat akan terus berjalan beriringan menghadapi setiap tantangan ke depan.
Ny Nia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap sabar, saling membantu, dan waspada terhadap potensi bencana lanjutan.**(PB07)















