Breaking News

KPRI Hancur, Pecundang-Pecundang Itu Akan Segera Terungkap

Penulis : Halilintar, Sutan Sulaiman

Solok, Warta-kota.com.- Keberhasilan Kabupaten Solok menumbuhkan 100% Koperasi Merah Putih (KMP) di 74 nagari patut diapresiasi. Penghargaan dari Kementerian Koperasi adalah bukti kerja nyata. Namun, di balik kegemilangan itu, ada ironi pahit: Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Pemda Solok justru bangkrut dan terkubur dalam hutang Rp 2,5 miliar.

KPRI yang seharusnya jadi teladan justru jadi kuburan uang ASN. Penyebabnya terang benderang, pembangkangan membayar hutang oleh para pejabat eselon. Bahkan lebih miris, beberapa calon pejabat yang akan dilantik Bupati Jon Firman Pandu juga tercatat sebagai penunggak terbesar. Ada yang sejak awal meminjam, tidak pernah sekalipun membayar. Mereka menikmati uang koperasi, ASN yang jujur justru jadi korban.

Baca Juga  Wujudkan Program Akselerasi Menteri Imipas, Rutan Kelas I Medan Berikan Bantuan Sosial

Hari ini, ASN merasa takut bersuara. Mereka menahan pedih, kecewa, dan malu karena uang simpanan wajib hasil keringat mereka lenyap. Tetapi suara hati itu tak bisa dibungkam. Desakan muncul agar Bupati Jon Pandu tidak tinggal diam.

Bupati harus memilih, berdiri bersama ASN yang dizalimi, atau melindungi pejabat yang memalukan. Tidak ada ruang abu-abu. Melantik pejabat penunggak hutang sama artinya dengan melegitimasi kemunafikan, mengkhianati kepercayaan ASN, dan mempermalukan institusi pemerintah daerah.

Baca Juga  Jalankan Program JALUR, Satpolairud Polres Meranti Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan untuk Warga Pesisir

Jika ASN desa bisa menjaga Koperasi Merah Putih dengan penuh kejujuran, mengapa pejabat daerah gagal menjaga koperasi yang mereka dirikan sendiri? Apakah jabatan membuat mereka buta moral?

Kini bola ada di tangan Bupati Jon Pandu. Suarakan penyelamatan KPRI, bersihkan daftar penunggak, dan hentikan promosi jabatan bagi mereka yang mencoreng nama ASN. Jika tidak, sejarah akan mencatat: di era ketika Koperasi Merah Putih tumbuh, justru KPRI mati dihancurkan oleh tangan pejabatnya sendiri.

Koperasi adalah wajah kejujuran. Dan tanpa kejujuran, tidak ada kepemimpinan yang pantas dihormati.(*)

Share :

Baca Juga

Berita Utama Daerah

Ketua Forum Jurnalis MOI Solok Angkat Bicara Pasca Pihak BAZNAS Kabupaten Solok Ancam Akan Polisikan Wartawan

Berita Utama Daerah

Gawat! Diberhentikan Dari Pegawai Honorer Sekretariat Daerah SPPD Belum Dilunaskan Ada Apa?

Simalungun

Miriss.Sudah Mau Pensiun Juli 2025, Oknum ASN Simalungun Inisial “ES” dan Kaki Tangannya Diduga Gerilya Tawarkan Jabatan Kepsek SD dan SMP.

Berita Utama

Fenomena Kepala Desa Menjadi Pengurus Ormas/LSM: Sebuah Tinjauan Analisa

Pemerintah Daerah

Bupati dan Wakil Bupati Kompak Jalankan Tugas Roda Pemerintahan Rokan Hilir

Banten

Gubernur Banten Lepas 1.090 Pemudik Gratis Tahun 2025 di Gedung KP3B

Daerah

Gerakan Masyarakat Anti Narkoba Siantar Laporkan Dugaan Kartel Besar ke Kapolres dan BNN RI

Daerah

Rayakan Idul Adha 1445 H / 2024 M, Setukpa Lemdiklat Polri Sembelih 56 Ekor Sapi dan 25 Ekor Kambing