Breaking News

Kasmin Harap Kapolda Jambi Bantu Ungkap Kasus Kematian Anaknya di Pondok Pesantren Fathul Ulum

Potret Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar

Potret Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar

Warta-kota.com//Muara Jambi– Duka mendalam masih dirasakan Kasmin Rais, ayah dari almarhum M. Rido, santri Pondok Pesantren Fathul Ulum di Sungai Bahar, Unit 5, Kabupaten Muaro Jambi. Sudah lebih dari 40 hari sejak meninggalnya sang anak, namun kasus tersebut masih menyisakan tanda tanya besar.

Kasmin Rais telah melaporkan peristiwa ini ke Aparat Penegak Hukum (APH) Polda Jambi pada 30 September 2025, dengan Nomor Laporan: LP/B/325/IX/2025/SPKT/POLDA JAMBI. Dalam laporan tersebut, disebut adanya dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP.

Namun hingga kini, pihak keluarga belum mendapatkan kejelasan siapa pelaku di balik kematian M. Rido.

Media Wartapos sempat menghubungi Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui pesan singkat WhatsApp untuk menanyakan perkembangan kasus ini. Dalam pesan itu, disampaikan harapan dan permohonan orang tua korban agar keadilan segera ditegakkan.

Baca Juga  Polres Meranti dan Bulog Kembali Salurkan 15 Ton Beras SPHP Lewat Gerakan Pangan Murah

Isi pesan tersebut antara lain:
“Selamat malam Bapak Kapolda Irjen Pol Krisno H. Siregar, semoga Bapak dan keluarga senantiasa diberi kesehatan. Mohon izin Pak Kapolda, laporan terkait meninggalnya anak Pondok Pesantren Fathul Ulum atas nama M. Rido yang sudah dilaporkan sejak bulan lalu, hingga kini belum ada kejelasan. Padahal kasus ini jelas menghilangkan nyawa seseorang. Orang tua korban, Pak Kasmin, sangat berharap hukum ditegakkan oleh Polda Jambi.”

Menanggapi hal itu, Kapolda Jambi menyatakan kasus tersebut sudah di atensi. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak penyidik masih belum mengungkap siapa tersangka di balik kematian M. Rido.

Baca Juga  Lapas Kelas IIA Jambi Gandeng RSUD Abdul Manap, Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Kepada Wartapos, Kasmin kembali menyampaikan harapannya agar Kapolda Jambi turun langsung membantu mengungkap kasus ini.
“Saya berharap Bapak Kapolda Irjen Pol Krisno H. Siregar bisa membantu dan membuka tabir atas meninggalnya anak saya. Sudah 40 hari berlalu, tapi kami belum tahu apa sebenarnya yang terjadi. Kami ingin keadilan ditegakkan, agar tidak ada lagi kasus serupa di kemudian hari,” ujarnya dengan nada penuh haru.

Kasus meninggalnya M. Rido di Pondok Pesantren Fathul Ulum masih menjadi perhatian publik. Warga berharap Polda Jambi dapat segera menuntaskan penyelidikan dan memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

(Perlisan Jaya / Wartapos)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pemkab Solok Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dan Pengawasan Internal Tahun 2025

Berita Utama

Ahli Hukum Pidana, Dr Azmi Syahputra, S.H., M.H. Menyoroti Adanya Dugaan Rekayasa Pemerasan Dalam Penanganan Kasus LW Di Unit II Satreskrim Polres Semarang

Lebak

Ada Apa Dengan Pemerintah Desa Muncang,Kantor Desa Muncang Sepi Saat Jam Kerja, Kecamatan dan DPMD diminta Evaluasi.*

Berita Utama

Aipda Rahmat Anggota Polsek Gunung Talang Sosialisasikan Penerimaan Bintara Brimob T.A 2025 ke SMKN 1 Gunung Talang

Kabupaten Solok selatan

Gempur Narkoba! Polres Solok Selatan Tangkap 4 Pelaku Ganja di Pauh Duo

Berita Utama

Bupati Solok Salurkan Bantuan Sosial Kepada Warga Pantai Cermin

Berita Utama

Nagari Gantung Ciri Masuk Dalam Penilaian Lapangan Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025

Daerah

Baru di Lantik , Tiga Anggota Dewan Kepulauan Mentawai Tertangkap Satreskoba Polresta Padang