Solok, Warta-kota.com.- Bencana banjir yang melanda Nagari Salayo membawa dampak besar bagi masyarakat. Material lumpur, batu, dan batang kayu menutup akses jalan, sementara aliran sungai berubah dan mengancam pemukiman warga. Di tengah situasi sulit itu, Kasat Reskrim Polres Solok Kota, Oon Kurnia Ilahi, hadir menjadi bagian dari upaya penyelamatan dan pemulihan di kampung kelahirannya tersebut.
Sejak hari pertama banjir terjadi, Oon Kurnia Ilahi turun langsung ke lapangan membantu warga membersihkan rumah, fasilitas umum, serta memastikan keselamatan masyarakat di titik-titik rawan. Rasa kepeduliannya semakin kuat karena Salayo adalah tanah kelahiran yang telah membesarkannya.

Kasat Reskrim Oon Kurnia Ilahi ikut membantu mengoperasikan ekskavator di kampung halamannya
Tidak hanya mengerahkan tenaga, Oon juga mengambil langkah lebih jauh dengan membawa dan mengoperasikan alat excavator untuk membuka akses jalan yang tertimbun material banjir. Alat berat tersebut digunakan untuk membersihkan batu, lumpur, dan kayu besar yang menutup ruas jalan utama. Selain itu, excavator juga difungsikan untuk menata kembali aliran sungai agar banjir susulan dapat dicegah.
“Kita harus bergerak cepat. Jalan harus bisa dilewati dan aliran sungai harus kembali normal supaya warga aman. Ini kampung saya, dan saya ingin berada di sini bersama masyarakat,” ujarnya saat berada di lokasi.
Tak berhenti di situ, Oon juga membuka kebun durian miliknya yang berada di dataran lebih tinggi sebagai tempat pengungsian aman bagi warga yang rumahnya terendam banjir.
Di tengah suasana duka itu, masyarakat Nagari Salayo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Solok atas bantuan dan perhatian yang diberikan selama proses penanganan bencana. Kehadiran pemerintah daerah, baik melalui bantuan logistik, tenaga, maupun dukungan di lapangan, memberikan kekuatan bagi warga untuk bangkit kembali.

Kasat Reskrim bersama MPL istirahat di lokasi sambil berdiskusi
Dengan kejadian ini kasat rekrim selaku ketua MPL, juga mengajak seluruh dusanak MPL untuk turun kelapangan kegiatan yg sdh berjalan 6 hari MPL selalu semangat dan tetap memberi suport kpd masy yg terdampak
Disamping kegiatan ini MPL juga banyak di percaya untuk menerima bantuan dr luar daerah berupa pakain dan sembako” Ucapnya
Nero, salah satu masyarakat saat di konfirmasi media, Rabu, 3/12/2025, menilai bahwa kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan kondisi pascabencana.
Bagi masyarakat Salayo, apa yang dilakukan Kasat Reskrim Polres Solok Kota dan Pemerintah Kabupaten Solok Serta TNI – Polri bukan hanya bentuk pelayanan, tetapi juga bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan adalah cahaya di tengah bencana.
Alhamdulillah jalan dr selayo ke swh sudut sdh lancar kembali yg sebelumnya sangat banyak material pasca banjir bandang berupa kayu besar,pasir,lumpur dan sampah lainnya.**(PB07)
















