
JAKARTA, KOMPAS.com – Warna cat dapur sangat berpengaruh dalam menciptakan suasana dan estetika ruangan, bahkan mampu meningkatkan semangat memasak dan menikmati hidangan. Namun, pemilihan warna cat dapur membutuhkan pertimbangan matang; ketahanan warna dan keselarasan dengan dekorasi menjadi kunci utama.
Meskipun demikian, memilih warna cat yang tepat bisa jadi tantangan tersendiri. Banyak dapur masih menggunakan warna-warna cat yang terkesan usang dan ketinggalan zaman.
Berdasarkan artikel di The Spruce, Sabtu (10/5/2025), berikut lima warna cat dapur yang sebaiknya dihindari karena sudah dianggap ketinggalan zaman.
Putih murni
Putih, meskipun serbaguna dan menciptakan kesan luas, bersih, dan terang, kini mulai ditinggalkan oleh para desainer interior.
Arlene Angard dari Arlene Angard Interior Designs & Fine Art, menjelaskan bahwa ketergantungan pada putih yang terlalu mencolok dan steril dapat menghasilkan ruangan yang terasa dingin dan impersonal. Tren kini bergeser ke putih yang lebih lembut, dengan sentuhan hangat, tekstur, dan material alami untuk menambah karakter dapur.
Hal senada diungkapkan Autumn Pochiro, CEO Autumn Dawn Design. Ia mengamati pergeseran dari putih murni ke nuansa putih kopi Swiss yang lebih lembut (mirip cream atau gading), dipadukan dengan rona kayu hangat dan hijau tanah untuk menambah kedalaman.
“Palet ini menghadirkan suasana seperti berada di bawah pohon ek tua yang ditumbuhi lumut Spanyol—menciptakan lingkungan yang lebih kaya dan menawan,” ujar Pochiro.
Abu-abu
Mirip dengan putih murni, abu-abu juga masuk dalam daftar warna cat dapur yang sudah ketinggalan zaman. Alasannya serupa: kesan steril dan kurangnya kenyamanan.
Angard menjelaskan bahwa warna yang dulunya identik dengan interior modern kini mulai ditinggalkan karena terasa terlalu dingin. Penggunaan abu-abu yang berlebihan tanpa warna hangat atau aksen yang mencolok akan menciptakan kesan datar dan monoton.
Baca juga: 3 Warna Cat Terburuk untuk Dapur yang Harus Dihindari
Hitam yang dramatis
Warna hitam memang mampu menciptakan kesan dramatis pada ruangan. Namun, menurut Pochiro, di dapur, hitam kini tergantikan oleh biru tua yang lebih abadi.
“Jika menginginkan suasana gelap dan suram, pertimbangkan biru tua yang mengingatkan pada kedalaman laut, dan gunakan hitam hanya sebagai aksen,” saran Pochiro.
Nuansa retro
Asler Valero, pendiri Asler Valero Interior Design, menyebutkan warna-warna retro seperti pastel tertentu, cokelat, oranye terang, dan biru kehijauan kini sudah ketinggalan zaman untuk cat dapur.
“Warna-warna ini tidak hanya membuat dapur terasa kuno, tetapi juga dapat membuat makanan terlihat kurang menarik,” jelas Asler.
Angard menambahkan, meskipun pastel pernah melambangkan kelembutan dan keanggunan, daya tariknya kini telah memudar. Pastel masih bisa digunakan pada konteks tertentu, misalnya kamar anak atau desain vintage, namun penggunaannya secara luas sudah ketinggalan zaman.
Baca juga: 4 Warna Cat yang Mendatangkan Kekayaan di Rumah Menurut Feng Shui
Beige
Terakhir, beige juga termasuk warna cat dapur yang sudah ketinggalan zaman. Angard menjelaskan bahwa beige, yang dulunya dianggap netral dan canggih, kini kurang diminati karena kurangnya dinamisme visual, sehingga ruangan terasa datar dan tanpa kepribadian.
Ia menyarankan penggunaan alternatif warna tanah, bahkan warna-warna cerah, untuk mencerminkan gaya pribadi dan menciptakan koneksi dengan alam.















