
warta-kota.com – Dalam prinsip feng shui, keseimbangan energi vital, atau chi, di dalam rumah sangat bergantung pada elemen interior, termasuk jendela dan pilihan gorden yang tepat.
Gorden bukan sekadar aksesori dekoratif; fungsinya vital dalam menjaga harmoni energi di dalam rumah, berperan sebagai penjaga keseimbangan dan aliran chi yang positif.
Pemilihan gorden yang bijaksana dapat menciptakan suasana rumah yang tenang, seimbang, dan kondusif untuk menarik keberuntungan.
Mengutip House Digest, Sabtu (3/5/2025), berikut panduan memilih gorden berdasarkan prinsip feng shui.
Baca juga: Mengapa Feng Shui Melarang Menempatkan TV di Kamar Tidur?
Perhatikan Kondisi Gorden
Dalam feng shui, jendela diibaratkan sebagai “mata rumah”, menghubungkan energi internal dengan lingkungan luar. Gorden berfungsi sebagai “kelopak mata”, mengatur masuknya cahaya dan energi.
Gorden yang kusam, berdebu, atau robek menghambat aliran energi positif, bahkan dapat mengubahnya menjadi energi negatif.
Untuk menjaga energi tetap positif, bersihkan gorden secara berkala, minimal sebulan sekali, terutama di daerah berdebu. Gorden yang pudar warnanya atau sobek perlu diganti; kondisi tersebut melambangkan kekacauan dan ketidakharmonisan.
Baca juga: 4 Warna Cat yang Mendatangkan Kekayaan di Rumah Menurut Feng Shui
Pilih Warna Sesuai Elemen Feng Shui
Feng shui mengaitkan warna dengan lima elemen utama: kayu, api, tanah, logam, dan air. Setiap elemen memiliki arah, warna, dan karakteristik unik.
Warna gorden yang selaras dengan elemen di arah mata angin tertentu akan memperkuat energi positif ruangan tersebut.
Misalnya, arah utara diasosiasikan dengan elemen air. Biru, hitam, putih, dan abu-abu mendukung elemen ini. Gorden biru muda, putih polos, atau bermotif gelombang cocok untuk ruangan di sisi utara.
Baca juga: 5 Bunga Keberuntungan dan Kemakmuran Menurut Feng Shui
Hindari Warna dan Pola yang Mengganggu
Warna tertentu dapat menciptakan energi berlebihan jika ditempatkan di ruang yang tidak tepat. Terlalu banyak merah dapat memicu ketegangan atau emosi yang berlebihan, khususnya di kamar tidur.
Dominasi warna hitam dapat menimbulkan perasaan tertekan atau murung jika tidak diimbangi warna lain yang lebih cerah.
Hindari pola gorden yang terlalu ramai atau tajam. Motif zig-zag tajam, pola geometris besar, atau kombinasi warna mencolok dapat mengganggu stabilitas energi ruangan.
Pilih pola lembut dan menenangkan, seperti motif alami, bunga, atau garis-garis halus untuk menciptakan aliran energi yang harmonis dan menenangkan.
Baca juga: Posisi Kamar Mandi yang Mengundang Energi Negatif Menurut Feng Shui
Hindari Gorden Terlalu Tebal
Cahaya alami sangat penting dalam feng shui, dianggap sebagai energi paling murni dari alam.
Gorden yang terlalu tebal, berat, atau gelap menghalangi cahaya matahari dan membuat rumah terasa suram. Kurangnya cahaya dapat menyebabkan stagnasi energi, berujung pada lesu dan suasana hati yang buruk.
Sebagai solusi, gunakan gorden berlapis. Gorden tipis seperti voile atau linen dapat digunakan di siang hari untuk menyaring cahaya tanpa menghalangi sepenuhnya.
Pada malam hari, lapisan gorden yang lebih tebal dapat ditutup untuk menjaga privasi dan menciptakan suasana hangat, memastikan aliran chi tetap optimal sepanjang hari dan malam.
Baca juga: Area Terlarang Meletakkan Kompor di Dapur Menurut Feng Shui
Sesuaikan Gorden dengan Fungsi Ruangan
Setiap ruangan memiliki energi dan kebutuhan yang berbeda; pemilihan gorden harus disesuaikan dengan fungsinya.
Di ruang tamu, gunakan gorden berwarna netral atau hangat seperti beige, abu-abu muda, atau cokelat muda. Warna-warna ini menciptakan suasana ramah dan terbuka.
Untuk kamar tidur, pilih gorden yang menenangkan, seperti biru muda, lavender, atau abu-abu lembut. Warna-warna ini mendukung tidur nyenyak dan relaksasi mental. Hindari warna mencolok yang dapat mengganggu kualitas tidur.
Baca juga: 6 Hal yang Dapat Menghambat Feng Shui Baik Masuk ke Rumah, Segera Singkirkan
















