Gawat!!Rehabilitasi Parit Irigasi di Bahjambi-2 Kecamatan Tanah Jawa Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Warta-kota.com
Tanah Jawa-Simalungun.
26 Desember 2024 –
Proyek rehabilitasi parit irigasi di Nagori Bahjambi-2, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara,saat ini menjadi sorotan publik.
Pasal nya pekerjaan yang diharapkan dapat meningkatkan fungsi irigasi dan mendukung produktivitas pertanian masyarakat setempat justru menuai keluhan warga karena diduga dikerjakan asal jadi.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa kualitas pekerjaan terlihat tidak sesuai standar material yang digunakan, seperti batu padas, pasir dan semen, diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis.
Selain itu, pengerjaan dinding parit seperti asal jadi dikerjakan sehingga baru beberapa bulan dikerjakan sudah tampak keretakan dibeberapa titik.
“Parit irigasi ini seharusnya membantu petani mengairi sawah, tetapi kalau dikerjakan asal-asalan seperti ini, manfaatnya tidak akan terasa lama. Kami khawatir baru beberapa bulan selesai dikerjakan tampak sudah rusak lagi,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Pantauan di lokasi menunjukkan adanya retakan pada dinding parit yang baru selesai dikerjakan. Bahkan, dibeberapa bagian terlihat mulai mengalami kerusakan meski proyek tersebut belum lama rampung.
Proyek yang dibiayai dari APBD Simalungun dengan anggaran yang cukup besar kurang lebih 3M dikerjakan oleh CV Sam Sam. Namun beberapa warga mempertanyakan pengawasan dari pihak terkait, baik dari kontraktor pelaksana maupun instansi yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.
“Kami berharap pihak terkait segera turun tangan untuk mengevaluasi hasil pekerjaan ini. Jangan sampai uang rakyat terbuang sia-sia,” tambah warga lainnya.
Proyek rehabilitasi irigasi ini seharusnya menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Nagori Bahjambi 2. Namun, jika kualitas pekerjaan tidak diperhatikan, harapan tersebut bisa berubah menjadi kekecewaan
Hingga berita ini diturunkan, pihak PPK,Konsultan dan kontraktor belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan penyimpangan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak kontraktor.Red/RG
.















