Breaking News

Home / Daerah / Simalungun

Sabtu, 21 September 2024 - 14:14 WIB

Lapor Pak Dirut PTPN IV SubPalmco!!Puluhan Ha Areal TBM-1 Regional II Kebun Balimbingan Tak Terawat,Manajer dan Askep di Comfirmasi Bungkam.

Warta-kota com

Simalungun-SUMUT PTPN IV Regional II Kebun Balimbingan(Distrik-1) yang berada di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu anak perusahaan perkebunan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibawah naungan SubPamco Holding Perkebunan Nusantara yang bergerak dibidang komoditi kelapa sawit.

Salah satu tujuan dibentuk nya PalmCo diharapkan menjadi perusahaan sawit terbesar di dunia dari sisi luas lahan,diperikirakan akan mencapai 600 ribu hektare pada 2026, dan akan menjadi pemain utama industri sawit dunia. Sehingga, PTPN IV palmco dipercaya mampu berkontribusi meningkatkan produksi CPO Nasional dan minyak goreng dalam Negeri.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Palmco tentunya butuh kinerja yang baik dari seluruh Unit PTPN IV agar memperoleh hasil yang signifikan dengan melakukan perawatan sejak dini pada tanaman kelapa sawit sebagai komoditi utama.

Baca Juga  "Simbol Harapan Generasi Al-Qur'an", Dihadiri Bupati Lumajang, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Takhassus Ponpes Kyai Syarifuddin Resmi Dimulai

Mirisnya, PTPN IV Regional Kebun Unit Balimbingan dinilai tidak mendukung Program Strategis Nasional yang di canangan oleh pemerintah melalui Kementerian BUMN.

Manajemen Kebun Unit Balimbingan diduga tidak peduli sehingga menelantarkan Tanaman Baru Menghasilkan(TBM-1) yang berada di Afdeling 2 Kebun Unit Balimbingan.

Berdasarkan investigasi awak media beberapa hari yang lalu terlihat jelas dilokasi TBM-1 persisnya dibelakang gudang pupuk Afdeling 2,tumbuh bermacam jenis gulma pengganggu, kayu kayuan dan rumput yang semak belukar menutupi areal TBM-1,selain itu ditemukan tanaman sawit miring nyaris tumbang,hal ini terjadi akibat saat penanaman yang dilakukan oleh pihak vendor(rekanan) tidak dilakukan pengawas yang maksimal oleh tim Afdeling 2 maupun Bagian Tanaman Kebun Unit Balimbingan.

Melihat kondisi TBM-1 kelapa sawit di areal afdeling 2 Kebun unit Balimbingan seperti ini dikuatirkan kedepan PTPN IV Regional II akan mengalami kerugian yang cukup besar,padahal anggaran yang digelontorkan untuk program investasi peremajaan tanaman kelapa sawit cukup besar.

Baca Juga  Calon Bupati Simalungun Anton Saragih Hadiri Perayaan Maulid Nabi di Pesantren Daruttauhid Ahlilah Bah Jambi. 

Demi keseimbangan pemberitaan awak media mencoba melakukan comfirmasi dengan Manajer Kebun Unit Balimbingan M. Choliq Lubis dan Askep Johanes Saragih melalui pesan Aplikasi Whatsapp,Sabtu (14/09/24) namun tidak kujung memberikan jawaban,bahkan Manajer Choliq lubis melakukan pemblokiran terhadap nomor awak media.

Selanjutnya awak media melakukan confirmasi dengan Kabag Tanaman Regional II Irfan Faisal terkait Standar Acuan TBM-1 di Regional II apa memang seperti ini? ,beliau tekesan terkejut ada TBM-1 di Regional II seperti itu sambil mengirim balasan (stiker gambar-🤦‍♀️)

Hingga berita ini dikirim kemeja redaksi tampak belum ada perbaikan signifikan yang dilakukan oleh manajemen Kebun Unit Balimbingan.Red/tim.

Share :

Baca Juga

Pandeglang

Warga Kecamatan Labuan Korupsi Bantuan Sosial Majlis Ta’lim  di Kabupaten Pandeglang

Berita Utama

Jon Firman Pandu Beserta Istri Sholat Idul Adha 1447 H Bersama Masyarakat di Sungai Nanam

Kabupaten Solok

Bupati Solok Jon Firman Pandu Tinjau Pasar Bukit Sileh Untuk Revitalisasi Atasi Gangguan Jalan Umum

Daerah

Pelaku Pemerasan dan Pembacokan Dijebloskan Ke Penjara, Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Elia Karo Karo : Ada Dua Laporan Dari Korban

Daerah

SMAN 15 PANDEGLANG Gelar Karya “Bhineka Tunggal Ika”, Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Daerah

Polres Kep Meranti Salurkan 10 Ton Beras SPHP Dalam Rangka Gerakan Pangan Murah

Daerah

Kepala Desa Bandar Jaya, Suyanto Akan Dilaporkan ke Polda Riau*

Padang panjang

Aksi Normalisasi Drainase di Kawasan Pasar Pusat Padang Panjang Sumatera Barat , Seberapa Efektif kah ?