Gabungan Massa PPBNI Satria Banten Unjuk Rasa di Toko Mas Sinar Banten Labuan
Pandeglang, warta-kota.com
Sebanyak ratusan massa Ormas PPBNI SATRIA BANTEN menggeruduk Toko Mas Sinar Banten di Pasar Labuan, aksi ini ditenggarai akibat banyak nya aduan dari para konsumen yang merasa dirugikan oleh pemilik Toko Mas Sinar Banten.
Ratusan massa yang tergabung dari beberapa pengurus PAC PPBNI Satria Banten di Kabupaten Pandeglang berkumpul di halaman Toko Mas Sinar Banten sekira pukul 11.00 WIB, beberapa Orator menyampaikan orasinya diatas mobil komando, teriakan yel-yel massa pendemo menggema di seputaran pasar Labuan, disaksikan oleh pengunjung pasar dan para pengendara kendaraan di jalan.
Dalam orasinya, disampaikan oleh Rudi Liuh selaku Ketua PAC PPBNI di Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan, didampingi oleh Sihabudin beserta yang lain nya.
“Tutup! Tutup! Toko Sinar Banten Penipu!” teriak massa yang memadati depan toko emas tersebut.
Rabu, (26/2/2025)
Rudi Liuh, perwakilan Ormas PPBNI Satria Banten dengan lantang menyatakan bahwa pihaknya tidak akan berhenti sampai hak-hak konsumen dipulihkan.
“Kami tidak akan biarkan Sinar Banten terus memangsa konsumen! Jika tidak ada tindakan tegas, kami akan kerahkan massa yang lebih besar!” ancamnya.
Selain menuntut penutupan, Ormas Satria Banten juga mendesak pihak berwenang untuk melakukan audit total terhadap seluruh transaksi yang dilakukan oleh Toko Mas Sinar Banten. Mereka menuntut agar para pelaku praktik curang ini dijerat dengan sanksi pidana yang setimpal.
“Ini bukan hanya soal kerugian materi, tapi juga soal kepercayaan masyarakat yang dikhianati! Para penipu ini harus merasakan dinginnya jeruji besi!” tegas salah seorang demonstran dengan nada geram.
Beberapa konsumen yang hadir dalam aksi tersebut mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap layanan yang mereka terima dari Toko Mas Sinar Banten. Mereka mengeluhkan harga yang tidak transparan, kualitas produk yang meragukan, dan pelayanan yang buruk.
“Saya merasa ditipu mentah-mentah! Harga emasnya mahal sekali, tapi kualitasnya jelek. Pelayannya juga tidak ramah,” ujar seorang ibu rumah tangga yang mengaku menjadi korban Sinar Banten.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Toko Emas Sinar Banten belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi protes dan tudingan yang dilayangkan oleh Ormas Satria Banten dan para konsumen. Bungkamnya pihak toko menimbulkan spekulasi liar di kalangan masyarakat.
Sementara itu, Kapolsek Labuan memberikan arahan terhadap aksi massa yang semakin beringas.Dalam pernyataan nya, Kapolsek menghimbau agar massa tidak anarkis saat menyampaikan orasinya, hingga pukul 12.30 WIB, aksi massa beranjak reda dan gabungan massa tampak perlahan meninggalkan lokasi Toko Mas Sinar Banten- Labuan.
Reporter: yona















