Solok, Warta-kota.com.— Dinas Sosial Kabupaten Solok menyalurkan bantuan tanggap bencana kepada warga terdampak angin puting beliung yang melanda Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, pada Kamis (3/7/2025) menjelang Magrib. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada 11 rumah warga dan menggugah respon cepat dari Pemerintah Daerah.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Muliadi Marcos,SE.MM saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, menyampaikan rasa belasungkawa atas musibah yang menimpa masyarakat.
“Sebagaimana arahan Bupati Solok, kita diminta untuk memastikan kehadiran pemerintah saat masyarakat tertimpa musibah. Dinas Sosial telah menyiapkan stok bantuan darurat guna meringankan kebutuhan pangan sementara masyarakat terdampak,” ujarnya.
Adapun bantuan yang diserahkan melalui tim lapangan yang dipimpin oleh Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Alex Yulita, S.Sos, pada Jumat siang 4/7/2025 meliputi:

Foto bersama korban bencana
11 paket sembako (beras, telur, mie instan, minyak goreng),
11 lembar kasur,
11 paket family kit,
11 lembar terpal.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi bencana dan mendapat dukungan dari unsur pemerintah kecamatan dan nagari setempat.
Camat Lembah Gumanti, Andi Sofyan, yang turut mendampingi penyerahan bantuan menyampaikan rasa prihatin sekaligus apresiasi atas gerak cepat pemerintah daerah.
“Kami dari pihak kecamatan mengucapkan belasungkawa atas musibah ini. Terima kasih kepada Pemkab Solok yang sigap melalui Dinas PURKPP dan Dinsos. Ini wujud nyata kepedulian Bapak Bupati Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati H. Candra kepada masyarakat, khususnya warga Aia Dingin,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Nagari Aia Dingin juga menyampaikan ucapan terima kasih atas respon pemerintah yang dirasakan langsung oleh warga.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian besar yang diberikan. Bantuan ini bukan sekadar materi, tapi juga menguatkan semangat masyarakat karena merasa tidak sendiri menghadapi musibah ini,” tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Solok terus berkomitmen untuk cepat tanggap dalam menghadapi bencana alam dan memastikan perlindungan serta bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran.**(PB07)















