Breaking News

Dinas PUPR Turunkan Seluruh Alat Berat Tangani Longsor dan Banjir di Kabupaten Solok

Solok, Warta-kota.com.- Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menurunkan seluruh armada alat berat untuk mempercepat penanganan bencana longsor dan banjir yang melanda sejumlah nagari sejak Kamis, 28 November 2025.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok, Efia Vivi Fortuna, saat di konfirmasi oleh media ini pada saat di lapangan, juga di temani oleh Asisten II Efrizal dan sekretaris PUPR Iis Yuni Ety

ViVi, mengatakan bahwa operasi penanganan dilakukan secara paralel di berbagai titik prioritas. Langkah cepat ini difokuskan untuk membuka akses jalan, menormalkan aliran sungai, serta membersihkan lingkungan permukiman warga. Rabu 3/11/2025

“Alat berat yang kita punya sudah bekerja sejak awal masa tanggap darurat. Fokus kami membuka akses jalan dan melakukan normalisasi sungai agar aktivitas masyarakat segera pulih” ujar Vivi.

Baca Juga  SPBU 14.205.1139 Sergai Diduga Jual Solar Subsidi ke Mafia, Polda Sumut Diminta Bertindak Tegas


Alat Berat PUPR kab solok mengeluarkan meterial dari aliran sungai yang telah tertimbun

Dalam upaya ini, Dinas PUPR mengerahkan total 7 unit excavator dan 2 unit backhoe loader, ditambah 2 dump truck serta 1 tronton untuk mobilisasi alat. Pengoperasian alat difokuskan pada sejumlah lokasi terdampak.

Nagari Koto Sani, Penanganan longsor menggunakan Backhoe Loader CAT 416 F.

Nagari Paninggahan, Excavator No. 07 dan Excavator No. 02 membersihkan material longsor serta mendukung pemulihan lingkungan.

Jorong Batu Palano, Nagari Selayo, normalisasi sungai dan penataan area permukiman menggunakan Excavator No. 04 dan No. 06.

Baca Juga  Calo Berseragam Disatpas Polres Pematang Siantar semakin Merajalela, SIM C Dipatok Rp. 480.000 Tanpa Ujian Teori dan Praktek

Nagari Selayo, material longsor yang menutup badan jalan ditangani dengan Excavator No. 10.

Nagari Panunggahan Excavator Mini No. 08 membersihkan sisa-sisa longsor di kawasan permukiman.


Membersihkan tumpukan kayu yang terbawa arus bandang

Vivi menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi mempercepat pemulihan di lapangan.

“Kami kejar percepatan pemulihan akses dan normalisasi sungai supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa” jelasnya.

Penanganan bencana di Kabupaten Solok diperkirakan terus berlanjut hingga seluruh akses vital, fasilitas umum, dan kawasan pemukiman kembali berfungsi normal.**(PB07)

Share :

Baca Juga

Berita Utama Daerah

Sukseskan Pilkada Hindari Pitnah dan Perpecahan

Banjir

Pemuda Membuka Penggalangan Donasi Perlengkapan Sekolah Buat Korban Banjir Bandang di Kecamatan Junjung Sirih

Lebak

Kepala Desa Cikadu Bungkam Dikonfirmasi Terkait Pembangunan TPT tahun Anggaran 2025.

Kep meranti

Kapolres Meranti Cek Pengamanan Ibadah Dalam Rangka Hari Kenaikan Yesus Kristus Di Sejumlah Gereja

Pandeglang

Bupati Lepas Atlet Atletik Pandeglang Untuk Ikuti Kejurda Banten

Simalungun

Polsek Tanah Jawa Tangkap Pelaku Penganiyaan Terhadap Fhusen Gultom.

Daerah

Sambut Hari Bhayangkara ke 79, Polres Meranti Gelar Donor Darah

Hukum Kriminal

Polda Sumut Gunakan Metode Scientific Crime Investigation Ungkap Penyebab Kebakaran di Karo