
BANDUNG, KOMPAS.com – Pembelian lima kendaraan operasional oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tasikmalaya telah dikonfirmasi oleh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Jawa Barat. Pembelian tersebut sesuai dengan proposal dan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).
“Sesuai proposal dan sesuai NPHD,” tegas Kepala Biro Kesra Setda Jabar, Andrie Kustria Wardana, dalam pernyataan Senin (19/5/2025).
Andrie menjelaskan bahwa Baznas Kabupaten Tasikmalaya menerima dana hibah dari Pemprov Jabar pada tahun 2023 sebesar Rp 4,4 miliar.
Baca juga: Beli 5 Mobil Rp 1,4 M untuk Pimpinan dari Dana Hibah, Baznas Tasik: Pemprov Jabar Setuju
Dana hibah tersebut dialokasikan untuk berbagai program, termasuk bantuan guru ngaji, bantuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bantuan bagi lansia, dan pembelian kendaraan operasional.
“Berdasarkan data kami, Baznas Kabupaten Tasikmalaya menerima sekitar Rp 4,4 miliar pada tahun 2023,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Baznas Kabupaten Tasikmalaya, Eddy Abdul Somadi, mengonfirmasi penggunaan Rp 1.433.500.000 untuk pembelian lima mobil operasional bagi para pimpinan lembaga tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pembelian mobil ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja para pimpinan, mengingat sebelumnya mereka menggunakan kendaraan pribadi.
“Karena pimpinan sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi masing-masing. Pembelian mobil ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kinerja,” jelasnya saat dihubungi Senin (19/5/2025).
Eddy menegaskan bahwa pembelian kendaraan telah mendapat persetujuan dari Biro Kesra Setda Jabar, dan seluruh pengeluaran dapat dipertanggungjawabkan melalui BPKB dan STNK.
“Tanpa persetujuan Biro Kesra, pembelian ini tentu tidak akan disetujui,” tegas Eddy.
Kelima kendaraan operasional tersebut terdiri dari satu unit New Xpander Cross Prem CVT hitam (Rp 327.880.000), satu unit Toyota Rush S 1.500 A/T GR Sport hitam (Rp 280.000.000), satu unit Veloz 1.5 Q CVT Premium Color putih (Rp 285.650.000), satu unit Veloz 1.5 CVT hitam (Rp 285.650.000), dan satu unit Honda All New WR-V E MT hitam (Rp 254.320.000).
Selain itu, dana hibah juga digunakan untuk program bantuan guru ngaji madrasah diniyah (Rp 1.650.000.000), guru ngaji binaan Baznas (Rp 261.300.000), dan kegiatan pelantikan guru ngaji (Rp 39.000.000 untuk narasumber, Rp 97.500.000 untuk transportasi peserta, Rp 29.250.000 untuk konsumsi, dan Rp 29.500.000 untuk sewa tempat).
Baca juga: Hibah Baznas Tasikmalaya Rp 4,4 Miliar, Beli Mobil untuk Pimpinan Rp 1,4 Miliar
Selanjutnya, dana dialokasikan untuk bantuan UMKM berupa modal usaha (Rp 351.000.000) dan pelatihan pemberdayaan ekonomi (Rp 39.000.000 untuk narasumber, Rp 97.500.000 untuk transportasi peserta, Rp 29.250.000 untuk konsumsi, dan Rp 29.500.000 untuk sewa tempat). Terakhir, bantuan untuk lansia sebesar Rp 314.000.000.















