
warta-kota.com JAKARTA. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) pada Rabu (21/5) menghasilkan perubahan signifikan dalam susunan dewan komisaris dan direksi.
RUPST tersebut mengesahkan laporan tahunan perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2024, mencatat pendapatan Rp 1,94 triliun dan EBITDA Rp 319 miliar. Kinerja keuangan yang solid ini menjadi dasar bagi keputusan-keputusan penting yang diambil.
Selain pengesahan laporan, RUPST juga menerima pengunduran diri Anand Kumar dari jabatan Komisaris dan Gita Irmasari dari posisi Presiden Direktur. Perubahan kepemimpinan ini membuka jalan bagi struktur organisasi yang baru.
Lippo Cikarang (LPCK) Raih Pra-Penjualan Rp 323 Miliar di Kuartal I 2025
Manajemen LPCK menyambut optimistis perubahan susunan ini.
“Kepemimpinan dan kolaborasi para profesional baru ini diharapkan akan mendorong perkembangan bisnis, khususnya di sektor properti yang terus menjanjikan,” ungkap Manajemen LPCK dalam rilis resmi, Rabu (21/5).
Kuartal I 2025 menorehkan pra-penjualan (marketing sales) LPCK sebesar Rp 323 miliar, atau 19,6% dari target tahunan Rp 1,65 triliun. Segmen hunian berkontribusi terbesar (67%), disusul segmen komersial (ruko dan lahan) sebesar 33%.
LPCK Chart by TradingView
Kinerja keuangan kuartalan menunjukkan pendapatan Rp 1,09 triliun dengan gross margin 26%. EBITDA tercatat Rp 173 miliar, atau 16% dari total pendapatan kuartal tersebut.
Lippo Cikarang (LPCK) Melakukan Penambahan Modal Melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) Sebanyak 2,97 Miliar Saham
“Pencapaian ini memperkuat keyakinan LPCK untuk melanjutkan pertumbuhan dan mengeksplorasi peluang ekspansi di sektor industri dan residensial,” tegas Manajemen.
Berikut susunan dewan komisaris dan direksi LPCK yang baru, efektif setelah penutupan RUPST tahun buku 2024:
Dewan Komisaris
- Presiden Komisaris (Independen): Didik Junaedi Rachbini
- Komisaris Independen: Hadi Cahyadi
- Komisaris: Charles Rigoux
- Komisaris: George Raymond Zage III
Direksi
- Presiden Direktur: Marlo Budiman
- Direktur: Marshal Martinus Tissadharma
- Direktur: Indryanarum















