Breaking News

Home / Berita Utama Daerah

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:19 WIB

Calon Kepala Desa Bagan Jawa Usung Visi “Bersatu, Beradat, Berdaya” Lewat Musyawarah & Pemberdayaan Ekosistem Lokal

Bagan Jawa,warta-kota.com | Menghadapi pemilihan kepala desa mendatang, calon kepala desa Bagan Jawa, IRWANTO,Memaparkan visi dan misi pembangunan yang berpijak pada musyawarah, adat, dan pemberdayaan masyarakat. Visi ini dirumuskan dari aspirasi warga yang menginginkan desa yang bersatu, melestarikan budaya, sekaligus adaptif dengan perkembangan zaman.

 

“VISI”

“Terwujudnya Desa Bagan Jawa yang Bersatu, Beradat, dan Berdaya Melalui Musyawarah, Pelestarian Budaya, dan Pemberdayaan Ekosistem Lokal”

 

“MISI”

1. Mengutamakan Musyawarah & Persatuan*

Setiap kebijakan dan program kerja akan diputuskan melalui musyawarah desa. Keputusan bersama dijunjung tinggi untuk menjaga persatuan dan kesatuan seluruh warga Bagan Jawa.

 

2. Memberdayakan Ekosistem Lingkungan

Mengoptimalkan potensi alam, laut, dan pertanian yang ada di lingkungan desa. Program ekonomi berbasis sumber daya lokal akan didorong agar warga lebih mandiri dan sejahtera.

Baca Juga  Wamendagri Bima Arya Tinjau Tiga Lokasi Bencana di Kabupaten Solok Sebelum Lanjutkan Agenda ke Kota Padang

 

3. Menjunjung Tinggi Adat Istiadat Warisan Nenek Moyang

Adat istiadat Bagan Jawa dilestarikan sebagai identitas desa. Nilai-nilai luhur warisan leluhur dijadikan landasan moral dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

 

4. Merangkul Kaum Milenial dalam Pembangunan

Kaum muda/milenial dilibatkan aktif melalui program kreatif, digitalisasi pelayanan, dan pelatihan keterampilan. Generasi muda jadi motor penggerak inovasi desa.

 

5. Bersinergi dengan Tokoh Masyarakat & Ulama

Mengajak tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para ulama duduk bersama. Sinergi ini untuk memastikan pembangunan desa berjalan sesuai norma agama, adat, dan kebutuhan warga.

Baca Juga  Kapolres Solok Bersama Pemda Gelar Safari Ramadhan di Sungai Nanam, Salurkan Bantuan Rp25 Juta

 

6. Menghidupkan Kembali Seni Budaya Desa

Seni tari, pantun, silat, dan budaya Melayu Bagan Jawa akan diaktifkan kembali melalui sanggar, festival desa, dan kegiatan rutin. Budaya jadi perekat sosial sekaligus daya tarik wisata.

 

7. Memfasilitasi Pelayanan Publik yang Mudah & Ramah

Pelayanan administrasi desa dipercepat, transparan, dan humanis. Warga Bagan Jawa harus merasa dilayani, bukan dipersulit.

 

Calon kepala desa menegaskan, “Pembangunan tanpa kebersamaan akan rapuh. Dengan musyawarah kita putuskan, dengan adat kita berpijak, dengan milenial kita melangkah maju. Bagan Jawa harus bangkit menjaga jati diri sekaligus membuka peluang baru.TUTUPNYA.(REDAKSI)

 

 

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pengadaan Mebel di Disdikbud Rohil 2024 Diduga Tak Sesuai Volume

Berita Utama

Pemerintah Kabupaten Solok Raih Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Dari BPK RI
Drainase proyek APBD Rp476 juta di Bayung Lencir Musi Banyuasin terlihat retak dan dinding beton mengalami rembesan air

Berita Utama

Drainase Rp485 Juta di Bayung Lencir Retak dan Rembes, Publik Desak Evaluasi Kualitas Pekerjaan

Berita Utama

Aksi Kamisan Tuntut Pecat Eks Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar

Berita Utama Daerah

Pengacara John L. Situmorang, S.H., M.H menerima kuasa sebagai kuasa hukum Romauli Situmorang untuk melaporkan beberapa pers yang mengintimidasinya terkait pemberitaan judi togel di Semarang Utara

Berita Utama

Polsek Jatiroto Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Begal dan Curanmor di Titik Rawan

Berita Utama

Sinkronisasi Program Perikanan, Pemkab Solok Perkuat Kolaborasi Kecamatan dan Nagari

Berita Utama Daerah

Pemilukada Rohil Paslon 02 H. Bistaman-Jhony Charles : “Dari 18 Kecamatan Kampanye Dialogis BiJak Prediksi Menang Telak”