Solok, Warta-kota.com.- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-113 Kabupaten Solok berlangsung semarak dengan digelarnya pawai budaya dan lomba kuliner antar nagari, Senin (20/4/2026), di Taman Hutan Kota Wisata Arosuka.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 74 nagari se-Kabupaten Solok yang menampilkan beragam pakaian adat, seni tradisi, serta kuliner khas daerah masing-masing. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, memadati lokasi acara sejak pagi hari.

Bupati Solok beserta istri dan sekda Medison, Anggota DPRD kabupaten solok Iskan Nofis serta Kepala OPD
Dalam lomba pawai pakaian adat dan kuliner tersebut, Nagari Jawi-Jawi Guguak berhasil meraih juara pertama.
Sementara itu, Nagari Paninggahan menempati posisi kedua, dan Nagari Cupak berada di posisi ketiga. Selain para pemenang utama, seluruh nagari peserta juga mendapatkan hadiah doorprize sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Daerah.
Hadiah diserahkan langsung oleh Bupati Solok yang turut didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Kurniati Jon Firman Pandu, Sekretaris Daerah Medison, Anggota DPRD Iskan Nofis, Asisten I, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua TP-PKK Ny Kurniati Jon Firman Pandu menyerahkan peringkat kedua
Dalam kesempatan itu, Bupati Solok menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Solok yang ke-113. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti kuatnya rasa memiliki dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Solok. Kita melihat masyarakat sangat mendukung dan ikut merasakan kebahagiaan ini” ujarnya.

Pawai star dari taman hutan kota wisata Arosuka dan finis di halaman kantor Bupati Solok
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin terdahulu yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah hingga Kabupaten Solok mencapai usia saat ini.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan hingga Kabupaten Solok seperti sekarang ini” tambahnya.

Hadiah Peringkat kedua Nagari Cupak di serahkan oleh Anggota DPRD Iskan Nofis
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, menyampaikan bahwa kegiatan pawai budaya ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam pelestarian budaya daerah.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menjaga dan melestarikan budaya Minangkabau di tengah perkembangan zaman. Selain itu, ini juga menjadi sarana memperkuat identitas nagari serta mendorong partisipasi aktif masyarakat” ujar Medison.
Ia berharap kegiatan serupa terus ditingkatkan ke depannya agar mampu menjadi daya tarik wisata budaya daerah.

Bupati Solok beserta Pejabat Kabupaten solok
Di sisi lain, Wali Nagari Aia Luo, Erman turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pawai budaya menjadi ruang penting bagi nagari untuk menampilkan potensi dan kekayaan tradisi yang dimiliki.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi kesempatan bagi nagari untuk menunjukkan identitas budaya dan kekompakan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar nagari di Kabupaten Solok” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini terus ada dan semakin berkembang, sehingga generasi muda semakin mencintai dan melestarikan budaya daerah” tambahnya.

Bupati Solok Jon Firman Pandu beserta Istri dan Sekda Medison serta Istri
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Iskan Nofis, menyebut momentum perayaan ini sebagai hari yang istimewa karena seluruh masyarakat dari berbagai nagari dapat hadir dan berpartisipasi secara langsung.
“Hari ini adalah hari yang sangat luar biasa. Masyarakat dari 74 nagari ikut hadir dan memeriahkan perayaan ini. Ini menunjukkan kuatnya kebersamaan kita” ungkapnya.
Selain pawai budaya, berbagai kuliner khas dari masing-masing nagari turut dipamerkan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Beragam atraksi seni dan tradisi adat yang ditampilkan semakin menambah semarak suasana sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.

Para pejabat Pemda dan para rekan awak media
Pada kesempatan tersebut, Bupati Solok bersama istri juga tampil mengenakan pakaian adat marapulai, yang semakin memperkuat nuansa budaya Minangkabau dalam perayaan.
Perayaan HUT ke-113 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu mempererat persatuan masyarakat serta melestarikan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas Kabupaten Solok.**(PB07)















