Pandeglang, warta-kota.com
Kondisi lalu lintas yang sering macet di kawasan Pasar Labuan telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pengguna jalan, setelah ditemukan bahwa bahu jalan serta trotoar di depan Bank BJB Cabang Labuan digunakan sebagai lahan parkir kendaraan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mengurangi aksesibilitas ruang jalan umum yang seharusnya diperuntukkan bagi seluruh masyarakat.
Sebagaimana telah terpantau secara berkala oleh warta-kota.com pada Senin (16/3/2026) siang hingga larut malam, pemanfaatan area publik tersebut sebagai lahan parkir bukan merupakan hal baru. Informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa praktik ini telah berlangsung cukup lama, dengan hampir setiap malam sarana trotoar dan bahu jalan yang termasuk dalam wilayah jalan umum Provinsi Banten digunakan untuk memarkirkan kendaraan operasional milik Bank BJB Cabang Labuan di sepanjang trotoar depan gedung tersebut.

Ruang jalan umum, termasuk bahu jalan dan trotoar, memiliki fungsi penting sebagai bagian dari infrastruktur transportasi publik yang harus dikelola dan digunakan untuk kepentingan bersama. Penggunaannya secara eksklusif oleh satu institusi tanpa izin yang sah tidak hanya melanggar peraturan terkait pengelolaan jalan umum, tetapi juga mengorbankan kenyamanan dan keselamatan masyarakat luas yang berpergian ke arah Pasar Labuan, salah satu pusat aktivitas ekonomi penting di kawasan tersebut.
Keluhan telah banyak datang dari warga sekitar dan berbagai pihak pengguna jalan. Mereka menyampaikan bahwa kondisi tersebut membuat perjalanan menjadi lebih sulit, terutama bagi mereka yang menggunakan moda transportasi non-motor serta pejalan kaki yang harus berbagi ruang dengan kendaraan bermotor akibat tidak tersedianya trotoar yang layak pakai. Beberapa sumber menyatakan bahwa tindakan pihak manajemen Bank BJB Cabang Labuan terkesan mengabaikan kepentingan umum dan dinilai sebagai bentuk keserakahan yang mengutamakan kenyamanan institusi sendiri dibandingkan dengan kesejahteraan masyarakat.
“Kita sering kesusahan untuk melewati area ini, terutama saat jam sibuk pasar. Trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki penuh dengan mobil kantor dan nasabah Bank sehingga kita terpaksa berjalan di jalan raya yang sudah padat kendaraan,” ujar salah satu warga sekitar yang tidak ingin disebutkan namanya.
Perlu ditegaskan bahwa pengelolaan jalan umum menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan seluruh pihak yang menggunakan infrastruktur tersebut. Setiap institusi maupun individu diharapkan dapat menghormati aturan dan memprioritaskan kepentingan bersama demi terciptanya kelancaran lalu lintas dan keamanan bagi semua pengguna jalan.
Pada kesempatan ini, pihak yang berkepentingan diharapkan dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini. Langkah-langkah yang dapat dilakukan antara lain adalah melakukan koordinasi dengan dinas pekerjaan umum Provinsi Banten untuk menemukan solusi yang tepat, seperti menyediakan area parkir yang sesuai bagi kendaraan operasional Bank BJB Cabang Labuan sehingga tidak lagi menggunakan ruang jalan umum, serta melakukan evaluasi terhadap tata kelola penggunaan ruang publik di sekitar kawasan tersebut.
Selain itu, diharapkan pula pihak manajemen Bank BJB Cabang Labuan dapat merespons keluhan masyarakat dengan sikap terbuka dan tanggung jawab, serta mengambil langkah korektif untuk mengembalikan fungsi bahu jalan dan trotoar sebagai ruang umum yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Kerjasama yang baik antara institusi, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menyelesaikan permasalahan lalu lintas dan memastikan bahwa infrastruktur publik dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi semua pihak.
” Kami berharap dengan adanya perhatian yang serius terhadap permasalahan ini, kondisi lalu lintas di kawasan Pasar Labuan dapat kembali lancar dan ruang jalan umum dapat digunakan sesuai dengan fungsi dan tujuan semula, sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna jalan” ujar salah satu pengguna jalan.
Sementara itu, hingga berita ini di publish, pihak manajemen Bank BJB Labuan belum bisa dikonfirmasi. (YNA)















