Breaking News

Home / Politics

Senin, 13 Oktober 2025 - 17:52 WIB

Hamas Lepaskan 20 Sandera Israel: Harapan Gencatan Senjata Abadi di Timur Tengah?

“`html
PIKIRAN RAKYAT – Setelah melewati masa sulit selama lebih dari dua tahun dalam penahanan di Gaza, Hamas akhirnya membebaskan seluruh 20 sandera Israel yang masih bertahan hidup. Proses pembebasan ini dilakukan melalui mediasi Palang Merah Internasional, yang kemudian menyerahkan para sandera kepada pasukan Israel untuk dipersatukan kembali dengan keluarga tercinta.

Dilansir oleh The Guardian pada Senin, 13 Oktober 2025, suasana haru menyelimuti “Hostages Square” di Tel Aviv, tempat keluarga dan ribuan warga menyambut kabar gembira ini. Siaran langsung televisi memperlihatkan momen mengharukan saat orang tua bertemu kembali dengan anak-anak mereka, yang telah terpisah selama lebih dari 700 hari yang penuh kecemasan. Diperkirakan sekitar 65.000 orang berkumpul di lapangan utama Tel Aviv untuk menyaksikan peristiwa emosional ini secara langsung, sementara jutaan lainnya mengikuti perkembangan berita dari rumah melalui siaran televisi nasional.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis, keluarga Omri Miran (48), salah seorang sandera yang diculik dari Kibbutz Nahal Oz pada 7 Oktober 2023, menggambarkan pembebasan ini sebagai “kemenangan bagi seluruh bangsa Israel”.

“Setelah melewati hari-hari panjang yang dipenuhi penderitaan dan ketidakpastian, Omri akhirnya dapat memeluk kembali anak-anaknya, Roni dan Alma. Ini bukan sekadar kemenangan pribadi bagi keluarga kami, melainkan simbol kemenangan bagi seluruh rakyat Israel,” tulis keluarga Miran dengan penuh haru.

Mereka juga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pasukan keamanan dan prajurit yang telah terlibat dalam upaya pembebasan para sandera. “Kami menyadari bahwa kami masih berada di awal perjalanan pemulihan yang panjang dan sulit, namun hari ini adalah awal dari proses penyembuhan dan persatuan bangsa,” imbuh mereka.

Baca Juga  Sidang Hasto: Penyelidik KPK Ungkap Kebocoran Sprinlidik Kasus Harun Masiku

Sementara itu, keluarga Matan Angrest (22), seorang prajurit muda yang ditangkap ketika tanknya diserang oleh Hamas di dekat perbatasan Gaza, mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga atas kembalinya putra mereka. Mereka secara khusus menyampaikan apresiasi yang tulus kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, beserta timnya atas upaya diplomatik yang telah mereka lakukan.

“Kami akhirnya bisa bernapas lega. Anak kami telah kembali ke pangkuan kami. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Presiden Trump dan timnya yang telah bekerja tanpa lelah demi pemulangan para sandera,” ungkap keluarga Angrest dengan nada penuh kelegaan dan terima kasih.

Kemlu Buka Suara Usai Ramai Foto Prabowo di Baliho Israel: Posisi Indonesia Clear
1.718  tahanan Palestina bebas

Pemerintah Israel, pada saat yang bersamaan, menyetujui pembebasan sebanyak 1.718 tahanan Palestina, yang direncanakan akan dilaksanakan setelah proses serah terima 28 jenazah sandera Israel selesai. Daftar nama tahanan yang akan dibebaskan telah disahkan oleh para menteri sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan yang disepakati dalam proses gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat.

Hamas sebelumnya telah merilis daftar yang berisi 20 nama sandera yang masih hidup dan akan dibebaskan, yang semuanya berjenis kelamin laki-laki. Pengumuman ini menjadi kepastian yang sangat dinantikan oleh banyak keluarga setelah dua tahun hidup dalam ketidakpastian dan kecemasan. Pada Senin (13/10/2025) pagi waktu setempat, pengumuman mengenai pembebasan tujuh sandera pertama oleh Palang Merah memicu sorak sorai kegembiraan di Tel Aviv. Tak lama kemudian, kabar bahwa pesawat kepresidenan Amerika Serikat, Air Force One, terlihat melintas di atas lapangan semakin menambah antusiasme dan harapan di kalangan warga.

Baca Juga  Paus Baru Terpilih: Asap Putih Mengumumkan Pemimpin Gereja Katolik Baru

Pidato Trump di Knesset

Trump dijadwalkan untuk menyampaikan pidato penting di parlemen Israel (Knesset) di Yerusalem. Setibanya di gedung parlemen, ia disambut dengan standing ovation yang meriah oleh seluruh anggota Knesset. Meskipun sempat ada satu anggota parlemen oposisi yang berteriak memprotes, ia dengan sigap diamankan oleh petugas keamanan. “Maafkan ketidaknyamanan ini, Tuan Presiden,” ujar Ketua Knesset. Trump menanggapi dengan nada bercanda, “Penanganannya cukup cepat,” yang disambut dengan tawa dan tepuk tangan yang panjang dari para hadirin.

Dalam pidatonya, Trump menyatakan dengan tegas bahwa perjanjian gencatan senjata ini bukan hanya menandai berakhirnya perang di Gaza, tetapi juga merupakan “akhir dari era teror dan kematian” yang telah lama menghantui wilayah tersebut.

“Ini adalah awal dari zaman yang dipenuhi iman, harapan, dan kedamaian. Hari ini menandai fajar baru di Timur Tengah,” ujarnya dengan penuh optimisme di hadapan para anggota Knesset.

Gencatan senjata yang difasilitasi oleh Amerika Serikat ini menjadi titik balik yang krusial setelah dua tahun konflik yang telah merenggut puluhan ribu nyawa di Gaza dan Israel. Dengan pembebasan para sandera dan tahanan, serta dukungan penuh dari diplomasi internasional, secercah harapan baru mulai muncul akan berakhirnya siklus kekerasan yang telah lama membayangi kawasan tersebut.

***

“`

Share :

Baca Juga

Politics

Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas diperiksa KPK hari ini, 16 Desember 2025, terkait dugaan korupsi kuota haji

Politics

Puan Maharani Di Rumah Duka Affan Kurniawan, Bungkam Soal Penolakan Demonstran DPR

Politics

Australia resmi larang anak di bawah 16 tahun akses medsos, pertama di dunia

Politics

Polemik Vasektomi Syarat Bansos: Tanggapan MUI, Mensos, dan Dedi Mulyadi

Politics

UU Tapera: MK Beri Waktu 2 Tahun untuk Penataan Ulang

Politics

Menkeu Sri Mulyani Jawab Kritik Komunikasi Hasan Nasbi: Perintah Presiden!

Politics

RUU Penyadapan: Pemerintah dan DPR Lanjutkan Pembahasan Pasca KUHAP

Politics

Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Affan Kurniawan