Breaking News

Home / Sports

Sabtu, 10 Mei 2025 - 12:22 WIB

Witan Sulaeman: Kisah Tersingkirnya dari Timnas & Peran Carlos Pena

Performa Witan Sulaeman bersama Persija Jakarta di Liga 1 2024/2025 kurang mengesankan.

Minimnya waktu bermain di Persija berdampak pada absensinya dari skuad Timnas Indonesia, sebuah situasi yang kontras dengan penampilannya di musim-musim sebelumnya.

Pemain andalan Timnas Indonesia ini akhirnya angkat bicara mengenai penurunan performanya.

Dalam wawancara dengan beberapa awak media, termasuk BolaSport.com, Witan Sulaeman mengungkapkan faktor kunci di balik penurunan performa tersebut.

Ia berpendapat kurangnya kepercayaan diri dari mantan pelatih Persija, Carlos Pena, menjadi salah satu penyebabnya.

Carlos Pena bergabung dengan Persija menjelang dimulainya Liga 1 2024/2025.

Taipei Open 2025 – Tangisan Ubed Sadarkan Chou Tien Chen, Tak Sangka Direpotkan Pemain 17 Tahun Indonesia yang Cerdik

Pelatih asal Spanyol tersebut memimpin Persija selama 30 pertandingan di Liga 1 2024/2025.

Belum lagi penampilan Persija di Piala Presiden 2024 sebelum Liga 1 2024/2025 bergulir.

Sepanjang Liga 1 2024/2025, Witan Sulaeman hanya mencatatkan 985 menit bermain dalam 26 pertandingan, kebanyakan dari bangku cadangan.

Baca Juga  Kekalahan Timnas Putri U16: Pelatih Emral Abus Puji Permainan Luar Biasa Lawan

Penurunan performa ini mengakibatkan Witan Sulaeman dicoret dari Timnas Indonesia oleh Patrick Kluivert.

Ia absen saat Timnas Indonesia menghadapi Australia dan Bahrain dalam babak penyisihan grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret 2025.

Kecewa tentu saja dirasakan Witan Sulaeman.

MotoGP Prancis 2025 – Dilarang Kalap, Fabio Quartararo Jangan seperti Anjing yang Lama Diikat

Ia menilai ketidakikutsertaannya dalam Timnas Indonesia terkait dengan strategi Carlos Pena di Persija.

Formasi 3-4-3 yang diterapkan Pena tampaknya kurang sesuai dengan gaya permainannya.

“Kalau saya pribadi mungkin di musim ini, saya kurang mendapatkan menit bermain sama pelatih lama (Carlos Pena).”

“Ya mungkin saja karena saya kurang cocok dengan strateginya.”

“Atau saya sendiri tidak tahu itu kenapa,” ungkap Witan Sulaeman.

Baca Juga  Shin Tae-yong: Optimisme Tinggi, Indonesia Berpeluang Lolos Piala Dunia 2030

Pada tiga pertandingan terakhir Liga 1 2024/2025, Witan Sulaeman bertekad untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Ia berharap mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain di bawah arahan pelatih Persija saat ini, Ricky Nelson.

Gaji Kebangetan Tinggi, Ini Taktik Napoli Rayu Kevin De Bruyne

Carlos Pena sendiri telah dipecat oleh manajemen Persija.

Tiga laga sisa Persija akan menghadapi Bali United, PSS Sleman, dan Malut United.

Setelah itu, Timnas Indonesia akan melakoni dua pertandingan melawan China dan Jepang dalam Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni 2025.

Witan Sulaeman berambisi untuk kembali membela Timnas Indonesia.

“Target pasti ingin kembali ke timnas Indonesia, itu pasti.”

“Saya akan buktikan di sisa tiga laga ini dan layak ke timnas Indonesia,” pungkas Witan Sulaeman.

Share :

Baca Juga

Sports

Putri Kusuma Wardani: 8 Kekalahan dari Pornpawee, Penyesalan Hadapi An Se-young

Sports

Como ke Kompetisi Eropa: Mimpi Jadi Nyata ala Mirwan Suwarso?

Sports

Stefano Lilipaly Kembali ke Timnas: Kisah Kariernya yang Inspiratif

Sports

SEA Games 2025: Indra Sjafri kritik antisipasi lemparan ke dalam pemainnya

Sports

An Se-young: Kecewa Gagal Juara Dunia 2025, Akui Rasa Bodohnya Berbagi Podium dengan Putri KW

Sports

Jay Idzes Ungkap Strategi Baru Kluivert di Venezia: Apa Kata Sang Gelandang?

Sports

Thailand Open 2025: Perang Saudara Berakhir, Juara Baru Pecundangi Indonesia

Sports

Prediksi Line-Up Timnas Indonesia Lawan Lebanon: Siapa yang Akan Main Malam Ini?