Breaking News

Home / Public Safety And Emergencies

Kamis, 28 Agustus 2025 - 22:53 WIB

Tiga Jenderal Polri Beri Klarifikasi Kasus Tewasnya Pengemudi Ojol Terlindas

Tragedi menimpa dua pengemudi ojek online (ojol) pada Kamis, 28 Agustus 2025, saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR. Sebuah kendaraan taktis polisi menabrak mereka di tengah kericuhan, mengakibatkan satu di antaranya meninggal dunia.

Kericuhan dimulai siang hari, dengan polisi berupaya membubarkan massa menggunakan gas air mata dan water cannon. Ribuan demonstran yang menuntut pembubaran DPR RI tetap bertahan hingga malam hari.

Massa akhirnya terpencar, dan di sekitar Rumah Susun Bendungan Hilir, kendaraan taktis polisi menabrak para pengemudi ojol.

Berikut pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut:

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf langsung kepada keluarga korban di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jumat dini hari. “Kami menyampaikan belasungkawa dan juga minta maaf kepada keluarga almarhum terkait musibah yang terjadi,” ungkap Listyo saat mengunjungi keluarga korban di RSCM Jakarta.

Baca Juga  Gempa Filipina 7,6 SR Picu Peringatan Tsunami Mencapai Indonesia

Permintaan maaf disampaikan langsung kepada ayah korban, dan pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pengurus lingkungan tempat tinggal korban untuk membantu mengurus keperluan pemakaman dan hal-hal lainnya.

Listyo menambahkan, “Kami berkomunikasi untuk mempersiapkan pemakaman dan juga hal-hal lain yang diminta oleh keluarga almarhum,”

Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim

Irjen Abdul Karim menyatakan bahwa tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya tengah menjalani pemeriksaan terkait insiden ini. Mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J.

Baca Juga  Keracunan Massal Siswa SMPN 35 Bandung: Pemkot Perketat Pengawasan Makan Gratis

Karim menegaskan komitmen Polri untuk memproses hukum seluruh anggota yang terbukti melanggar aturan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri

Irjen Asep Edi Suheri, Kapolda Metro Jaya, menyampaikan turut berduka cita dan permohonan maaf atas insiden tersebut. “Duka ini menjadi pembelajaran bagi semuanya. Saya tegaskan akan menindak anggota yang melakukan kesalahan dan pelanggaran terhadap kejadian tadi sore,” tegasnya.

Vedro Immanuel Girsang, Alif Ilham Fajriadi, Hammam Izzuddin, berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Perlukah Gelar Sarjana sebagai Syarat Rekrutmen Polisi

Share :

Baca Juga

Public Safety And Emergencies

Korban kecelakaan bus di Tol Krapyak akan dapat santunan

Public Safety And Emergencies

KBRI Tokyo pastikan WNI di Jepang aman usai gempa 7,5 magnitudo

Public Safety And Emergencies

Tragis! Pohon Tumbang di Pondok Indah Renggut Nyawa Pengemudi Lexus

Public Safety And Emergencies

Helikopter 8 Penumpang Hilang Kontak di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

Public Safety And Emergencies

Mengerikan: Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Sepuluh Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Public Safety And Emergencies

Update terakhir korban kebakaran di gedung Terra Drone Jakpus, 22 tewas terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan

Public Safety And Emergencies

YLBHI Ungkap: Ribuan Ditangkap Polisi dalam Aksi Demo Sepekan di 20 Kota

Public Safety And Emergencies

Menteri Meutya: Aturan Baru Kartu SIM untuk Basmi Spam Telepon, Butuh Dukungan Anda