Breaking News

Home / Daerah / Hukum Nasional

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:03 WIB

Terkuak Dugaan Pelecehan Seksual Dan Pungli di SMKN 1 Percut Sei Tuan, Mahasiswa Ancam Demo Bupati Deli Serdang

warta-kota.com, Deli Serdang
Dunia pendidikan adalah pijakan utama untuk mengembangkan potensi manusia. Melalui proses ini, pengetahuan, keterampilan, dan karakter ditransfer serta dibentuk, sehingga setiap individu bisa tumbuh menjadi manusia dewasa yang beradab dengan sikap, perilaku, dan kepribadian yang baik. Namun, apa jadinya jika lingkungan yang seharusnya menjadi tempat perlindungan dan pertumbuhan justru berbalik menjadi sumber ketakutan dan ketidakadilan?

Baru-baru ini, nama dunia pendidikan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, kembali tercoreng oleh kasus yang meresahkan. Seorang oknum guru di SMKN 1 Percut Sei Tuan dikabarkan telah melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu mahasiswa yang tengah menjalani Program Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah tersebut. Kasus ini mencuat setelah Lembaga Mahasiswa yang mewakili Gerakan Pelajar Mahasiswa Indonesia (GMPI) mengirimkan surat laporan.

Baca Juga  Dulu Jambret, Kini Bandar Sabu: Asep Dibekuk Polsek Lirik dengan 25,9 Gram Sabu"

Tidak berhenti di situ, mahasiswa PPL juga harus menghadapi praktik pungutan liar (pungli). Kedua permasalahan ini langsung memicu reaksi keras dari aktivis mahasiswa, yang berniat melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati dan Dinas Pendidikan Deli Serdang untuk menyuarakan kecewa dan tuntutan perbaikan.

Zainal Abidin, Ketua Koordinator Aksi GMPI, menyatakan bahwa pihaknya akan menggelar demonstrasi guna mendesak Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, untuk membentuk Tim Investigasi Independent. Tujuan tim ini adalah mengusut tuntas kasus dugaan pelecehan seksual dan pungli di SMKN 1 Percut Sei Tuan. “Apabila hal ini terbukti adanya oknum guru yang melakukan tindakan tercela dan mencoreng nama baik dunia pendidikan, maka kami meminta Bupati untuk segera mencopot guru tersebut, dan juga Kepala Sekolah, karena diduga melakukan pembiaran,” tegas Zainal.

Baca Juga  Terkait Dugaan Penyimpangan Pengadaan Rp17 Miliar di Pemko Medan, Mahasiswa Akan Gelar Aksi Besar-besaran

Selanjutnya, Zainal juga meminta Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) untuk melakukan proses hukum terhadap oknum guru yang terindikasi, jika terbukti berdasarkan hasil investigasi. “Kita harus turun ke jalan, guna menyuarakan aspirasi sebagai bentuk seruan dalam perbaikan sistem pengawasan sekolah, dan mengembalikan moral dunia pendidikan, agar hal seperti ini tidak lagi terjadi,” ucapnya.

Sementara itu, ketika dihubungi wartawan Minggu (14/12/2025) terkait kasus ini, Kepala Sekolah SMKN 1 Percut Sei Tuan, Daulat Siregar, belum bersedia memberikan keterangan resmi dan terkesan bungkam. Hal ini membuat berita ini terpaksa diangkat ke meja redaksi tanpa tanggapan resmi dari pihak sekolah.

Share :

Baca Juga

Daerah

Elektabilitas Anjlok,DINAS PUPR SIMALUNGUN Diduga Tidak Netral,Gunakan Akun TikTok Promosikan Kinerja RHS.

Kabar TNI POLRI

Semarak Hari Bhayangkara 79, Kapolres Meranti Beri SIM Gratis untuk Warga Kelahiran 7 dan 9 juli

Pandeglang

Kondisi Jalan Nasional Labuan – Carita Banyak Lubang dan Minim PJU, Pengguna Jalan Mengeluh

Banten

Ditreskrimum Polda Banten Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana Pasca Temuan Mayat dipinggir Jalan Tol Merak-Jakarta

Berita Utama Daerah

DPW PROJAMIN Sumatra Barat Akan Selalu Siap Mendukung Pemerintah Dan Menjaga Kepentingan Rakyat

Sumut

Dirut PTPN IV Palmco dan Head Regional-2 Dikomfirmasi Bungkam Terkait Dugaan Menguap Nya Laba Regional-2 TA.2022.Kejagung- RI Diminta Lakukan Pengusutan

Berita Utama

BPN dan KAN Nagari Talang Gelar Rapat Koordinasi Bahas Peraturan Nagari tentang Penyakit Masyarakat

Berita Utama Daerah

Astaga..!! Gila..!! Media yang menerbitkan Judi Togel di Wilayah Semarang Utara menghapus berita liputan Judi Togel karena menerima uang