Siswa, Guru, dan Warga Bersatu, Gotong Royong Bersihkan Gedung Bekas SMPN 35
Kebersamaan jadi kunci sukses persiapan ruang belajar untuk MTs Ulu Suliti.
Solok Selatan, 6 Agustus 2025 – Suasana semangat gotong royong mewarnai Jorong Ulu Suliti I, Nagari Pakan Rabaa Utara, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan pada Rabu (6/8). Puluhan siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ulu Suliti bersama guru, komite sekolah, dan masyarakat setempat bahu membahu membersihkan gedung bekas SMPN 35 yang kini akan dipinjam pakai sebagai ruang belajar bagi para pelajar MTs tersebut.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini menjadi momentum kebersamaan antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat. Mereka terlihat antusias mengangkat peralatan kebersihan, menyapu halaman, Gotong royong ini dilakukan sebagai persiapan sebelum kegiatan belajar mengajar resmi dimulai di gedung baru.

Langkah Solutif untuk Fasilitas Pendidikan
Kepala MTs Ulu Suliti, Amnal Baharuddin, S.Ag., M.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya karena sekolah yang ia pimpin akhirnya memiliki ruang belajar yang lebih layak. Sebelumnya, proses belajar mengajar di MTs Ulu Suliti berlangsung di fasilitas yang terbatas, sehingga keberadaan gedung baru ini sangat berarti.
“Kami sangat bersyukur atas diizinkannya MTs Ulu Suliti menggunakan gedung bekas SMPN 35 ini untuk kegiatan belajar mengajar. Ini adalah langkah yang sangat membantu dalam meningkatkan kenyamanan siswa dan guru,” ujar Amnal kepada awak media saat ditemui di lokasi gotong royong.
Amnal juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, khususnya Bupati Solok Selatan Bapak Khairunas, yang telah memberikan izin pemakaian gedung tersebut.
“Atas nama keluarga besar MTs Ulu Suliti, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Solok Selatan dan juga Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan. Berkat dukungan ini, kami bisa memberikan fasilitas belajar yang lebih baik kepada anak-anak,” tambahnya.
Dukungan dari Yayasan dan Tokoh Masyarakat
Selain pihak sekolah, dukungan juga datang dari Yayasan Pendidikan Ulu Suliti. Kepala yayasan, Cenen Panansi, yang turut hadir dalam kegiatan gotong royong, menyatakan bahwa penggunaan gedung ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan di daerah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Solok Selatan yang sudah memberikan izin penggunaan gedung bekas SMPN 35 ini. Ini adalah solusi yang sangat tepat untuk menjawab keterbatasan sarana belajar bagi MTs Ulu Suliti,” kata Cenen.
Ia juga berharap agar kerja sama ini bisa terus berlanjut sehingga dunia pendidikan di Solok Selatan semakin maju. Menurutnya, dengan fasilitas yang memadai, semangat belajar siswa akan semakin meningkat.
Kegiatan gotong royong ini juga dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari ninik mamak, tokoh masyarakat, hingga pengurus komite sekolah Hingga Orang tua satri. Semua terlihat kompak dan antusias membantu membersihkan ruang kelas, halaman, hingga peralatan sekolah. Gotong royong ini bukan hanya sekadar membersihkan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat.
Antusiasme Siswa dan Guru
Yang menarik, semangat luar biasa juga tampak dari para siswa MTs Ulu Suliti. Mereka tidak segan untuk ikut mengangkat meja, menyapu, hingga menata kembali ruang kelas. Beberapa siswa bahkan tampak membawa perlengkapan kebersihan dari rumah.
“Kami senang bisa ikut membersihkan sekolah baru. Rasanya nanti belajar akan lebih nyaman,” ujar salah satu siswi dengan senyum sumringah.
Menurut para guru, keterlibatan siswa dalam gotong royong ini bukan hanya membantu pekerjaan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter. Anak-anak diajarkan untuk peduli, bekerja sama, dan menjaga lingkungan sekolah.
Harapan untuk Masa Depan Pendidikan
Dengan dimulainya penggunaan gedung bekas SMPN 35 ini, MTs Ulu Suliti optimis mampu memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik. Pihak sekolah berharap, pemerintah daerah dan masyarakat terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk fasilitas maupun perhatian terhadap dunia pendidikan.
“Semoga ini menjadi awal yang baik bagi MTs Ulu Suliti untuk terus berkembang dan mencetak generasi muda yang berkualitas,” tutup Kepala MTs Amnal Baharuddin.
Kegiatan gotong royong yang sederhana ini memberi pesan kuat tentang pentingnya kerja sama dan kebersamaan dalam memajukan pendidikan. Bukan hanya soal gedung, tetapi juga semangat kolektif untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak bangsa***zul















