Breaking News

Home / Sports

Jumat, 9 Mei 2025 - 14:53 WIB

PSIS Semarang Terancam Degradasi: Pemain Kabur, Gol Bunuh Diri, dan Kekalahan dari Rival Juru Kunci

PSIS Semarang menghadapi kenyataan pahit: degradasi dari Liga 1 2024/25 tinggal menunggu konfirmasi resmi setelah kekalahan memalukan dari PSS Sleman, rival sesama juru kunci klasemen.

Di bawah kepemimpinan Yoyok Sukawi, PSIS Semarang akan menjadi tim pertama yang dipastikan turun kasta.

Musim ini, Mahesa Jenar dilanda berbagai permasalahan serius yang menggerogoti performa tim.

Kekalahan Yoyok Sukawi dalam pemilihan Walikota Semarang pada November lalu tampaknya turut memberi dampak pada klub yang ia pimpin.

Septian David Maulana dan rekan-rekannya mengawali musim dengan cukup baik, bahkan berhasil menang atas Persis Solo di kandang lawan.

Namun, performa PSIS anjlok drastis di putaran kedua, seiring mencuatnya masalah keterlambatan pembayaran gaji pemain.

Sebelum musim berakhir, beberapa pemain asing memilih hengkang karena situasi keuangan yang tidak menentu.

Dua pemain asing yang pergi di tengah jalan adalah bek Roger Bonet dan penyerang Evandro Brandao.

Baca Juga  Debut Gemilang: Pemain Timnas U17 Bersinar di Persib, Hodak Terpukau!

Roger Bonet bahkan mengungkapkan bahwa para pemain lokal juga mengalami masalah serupa, tetapi enggan bersuara karena takut.

Ricky Nelson Ungkap Masalah Gaji Pemain Persija Lewat Instagram Story: Kode Belum Digaji Manajemen

“Kenyataannya, banyak pemain yang memilih diam karena mereka khawatir akan kesulitan mendapatkan klub lain musim depan jika berani bersuara,” ungkap Roger Bonet.

Situasi semakin memburuk dengan kepergian pelatih Gilbert Agius setelah pekan ke-30. Pelatih caretaker, Muhammad Ridwan, juga tak mampu membalikkan keadaan.

Kekalahan telak 4-0 dari Bali United semakin memperburuk kondisi, dengan dua gol awal tercipta dari gol bunuh diri.

Gol bunuh diri yang dicetak Ridho Syuhada memicu kecurigaan netizen.

M Ridwan kemudian membela pemain mudanya dengan menyinggung keimanan pemain tersebut.

“Kalau kita melihat siapa yang melakukan gol bunuh diri itu adalah dua pemain yang tanda kutip mereka pemain yang dari sisi agamanya mereka kuat.”

Baca Juga  Winger Timnas Indonesia: Kekecewaan Usai Persib Gagal Juara Liga 1 2024-2025

Laga melawan PSS Sleman pada Jumat (9/5/2025) menjadi kesempatan terakhir PSIS untuk menghindari degradasi.

Sebelum pertandingan, kedua tim sama-sama mengoleksi 25 poin di dasar klasemen.

Dejan/Fadia Raih Kemenangan di Taipei Open 2025, Sumbang Amunisi untuk Indonesia di Semifinal

Namun, PSIS justru kalah di kandang sendiri dengan skor 1-2, menunjukkan hilangnya kepercayaan diri para pemain.

Hasil ini membuat PSIS tertinggal enam poin dari zona aman dengan hanya dua laga tersisa.

Jika Barito Putera atau Semen Padang menambah poin di sisa pertandingan mereka, degradasi PSIS akan menjadi kenyataan.

Kini, semua bergantung pada keseriusan manajemen di bawah Yoyok Sukawi untuk membenahi klub dan mempersiapkan diri menghadapi musim depan.

Thom Haye Lamar Bibiche Riva Sebelum Bertugas Bersama Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Share :

Baca Juga

Sports

SEA Games 2025: Batalnya Pertandingan Pengaruhi Peluang Emas Timnas U-23?

Sports

Timnas Indonesia Berjuang, Oman Curi Poin: Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Terbaru

Sports

Peringkat FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Melorot ke Posisi 122

Sports

Bagnaia Tolak Tiru Marquez: Ducati Motor MotoGP-nya Unik dan Spesial

Sports

Jay Idzes Bersinar: Cagliari Takluk dari Sassuolo 1-2

Sports

Mauro Zijlstra: Semangat Bela Timnas U22 Walau SEA Games 2025 Tanpa Agenda FIFA

Sports

Chelsea Terancam Sanksi Berat Akibat 74 Pelanggaran Era Abramovich

Berita Utama Daerah

Tim Leader FC Dari Kampung Bupati Solok Jon Firman Pandu Singkirkan Basamo FC di Turnamen Solok Raya Cup 2025