Breaking News

Home / Sports

Sabtu, 17 Mei 2025 - 21:52 WIB

Bagnaia Tolak Tiru Marquez: Ducati Motor MotoGP-nya Unik dan Spesial

Manajer umum Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, tengah menikmati kesuksesan luar biasa. Keputusan tahun lalu untuk merekrut Marc Marquez ke tim pabrikan terbukti sangat tepat.

Marquez saat ini memimpin klasemen, telah memenangkan sembilan dari dua belas balapan yang diikutinya.

Sementara itu, Francesco Bagnaia masih berjuang untuk menemukan kembali performa terbaiknya seperti musim lalu.

Namun, kesuksesan tidak hanya terfokus pada tim pabrikan. Ducati tetap memimpin klasemen konstruktor berkat enam motornya yang menduduki posisi teratas.

“Kunci keberhasilan terletak pada tahun 2015, saat kami menciptakan motor yang benar-benar revolusioner dalam waktu singkat dan dengan mengambil risiko besar,” ujar Dall’Igna kepada BolaSport.com, mengutip MotoSan.

Dall’Igna menjelaskan perjalanan kemajuan Ducati. Banyak pembalap yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan tim.

“Andrea Iannone sangat membantu. Ia adalah pembalap yang gigih, selalu mendorong batas kemampuan motornya,” kenang Gigi, sapaan akrab Dall’Igna.

“Dovizioso membawa kami lebih dekat ke gelar juara dunia. Lorenzo juga memberikan kontribusi penting dalam pengembangan motor.”

“Zarco juga berperan signifikan dalam evolusi motor. Dan tentu saja, Bagnaia, yang telah meraih gelar juara dunia.”

“Bagi Pecco, Ducati adalah motor MotoGP pertama dan terakhirnya, karena ia memulai kariernya bersama kami. Proses adaptasinya pun lebih mudah dibandingkan pembalap lain. Seolah alami.”

Baca Juga  Fabregas Ungkap Kunci Kemenangan Telak Como 1907: Cetak Sejarah!

Fokus Ducati pada Alex Marquez untuk saat ini ditunda, pengembangan motor GP24 dihentikan sementara

“Saat ini, Pecco menghadapi beberapa kesulitan, dan kami siap membantunya. Setiap pembalap, bahkan juara sekalipun, membutuhkan dukungan teknis dan emosional.

“Mentalitas sangat penting. Jika mental kuat, segalanya akan lebih mudah.”

“Saya rasa Pecco membutuhkan kami saat ini, sama seperti kami membutuhkannya. Tujuannya adalah memiliki dua juara yang bersaing memperebutkan kemenangan.”

Meskipun belum meraih kemenangan, Dall’Igna tetap percaya pada Bagnaia.

 “Kami melihat ini sebagai awal terbaik Pecco Bagnaia untuk meraih gelar juara dunia. Bahkan saat ia telah memenangkan dua gelar juara dunia MotoGP, ia tidak memulai dengan baik.”

“Ia butuh waktu untuk menemukan ritme dan perasaannya. Saya yakin kami akan mampu memaksimalkan potensinya.”

“Saya tidak berpikir Pecco meniru Marc. Ia memiliki gaya balapnya sendiri, termasuk dalam pengembangan motor. Pecco sangat kuat dan tidak mengalami masalah ini.”

Marc Marquez telah memberikan kontribusi luar biasa bagi Ducati. Pembalap berusia 32 tahun itu memimpin Kejuaraan Dunia dan beradaptasi dengan sangat baik bersama Ducati.

“Marc sangat tepat dalam memberikan masukan. Saya sangat senang bekerja sama dengannya,” ungkap Dall’Igna.

Baca Juga  Piala Dunia U-17: Indonesia Bungkam Honduras, Jaga Asa Lolos ke 32 Besar

“Ia tidak hanya cepat, tetapi juga mampu memanfaatkan semua potensi yang dimilikinya.”

“Ia mengalami dua kecelakaan musim ini, tetapi saya rasa itu lebih karena faktor eksternal daripada kesalahan berkendara. Kami sangat mengandalkannya untuk mencapai tujuan penting.”

“Saya rasa Anda tidak dapat meminta lebih. Ia tampil luar biasa,” kata Gigi sambil tersenyum.

“Saya tidak akan pernah memihak satu pembalap di atas yang lain dan tidak akan melakukan apa pun yang merugikan pembalap Ducati.”

“Saya selalu berusaha jujur. Jika saya mengatakan sesuatu, itu karena saya dapat menepatinya, dan jika saya tidak mengatakan apa pun, itu karena saya tidak akan melakukannya. Saya akan terus bersikap konsisten.”

Gigi kemudian membandingkan kedua pembalap andalan Ducati.

“Pecco, menurut saya, istimewa karena ketelitian dan kepekaannya. Ia jauh di atas rata-rata,” kata pria Italia itu.

“Marc… bagaimana menjelaskannya? Dari segi karakter, ia sedikit mirip saya. Jika ia menetapkan tujuan, ia tidak akan berhenti sampai mencapainya.”

Bagnaia mengakui skill Marc Marquez di atas rata-rata, tetapi tekanan manajemen Ducati bisa lebih ‘berat’

Share :

Baca Juga

Sports

Barito Putera Terpuruk: Nazar Akui Sakit Hati Lihat Kondisi Tim

Sports

Arctic Open 2025: Kejutan! Anak Didik Herry IP Kalah, Pelatih Malaysia Antar Underdog Inggris Juara

Sports

Mikel Arteta Lindungi Gabriel Jesus: Arsenal Tolak Tawaran Fantastis Rp 620 Miliar!

Sports

Jadwal Lengkap Liga Champions Malam Ini: Chelsea vs Barcelona, Man City vs Leverkusen!

Sports

Misteri Timnas Indonesia: Juara Liga 1 Tanpa Satu Pemain Pun Dipanggil, Netizen Tuduh Anti Persib?

Sports

UFC Qatar: Rival Sengit Ingin Hancurkan Rekan Khamzat Chimaev!

Sports

Beckham Putra: Pesan Motivasi Patrick Kluivert Setelah Bergabung Timnas Indonesia

Sports

Yoyok Sukawi Buka Suara Usai Degradasi PSIS Semarang ke Liga 2: Kelelahan dan Kekecewaan Mendalam