Breaking News

Home / Berita Utama Daerah / Crime / Daerah / Hukum / Jambi / News / Pendidikan / Warta Kota terkini

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:46 WIB

Polda Jambi Himbau Hentikan Kekerasan di Sekolah Pasca Viral Insiden SMK Negeri 3 Tanjab Timur

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji.

Warta-kota.com//JAMBI — Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengimbau agar tidak ada lagi praktik kekerasan di lingkungan sekolah, menyusul viralnya insiden kekerasan yang terjadi di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur dan menjadi perhatian luas masyarakat.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa satuan pendidikan harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar-mengajar. Menurutnya, segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun psikis, termasuk perundungan, tidak dapat ditoleransi karena berdampak buruk terhadap psikologis dan tumbuh kembang peserta didik.

“Lingkungan sekolah harus melindungi siswa, bukan justru menimbulkan rasa takut. Kekerasan dalam bentuk apa pun berpotensi menimbulkan trauma dan menghambat masa depan anak,” tegas Erlan Munaji.

Baca Juga  Pilkada Rohil, Bistamam dan Jhony Charles Kembali Terima Dukungan dari Gerindra

Imbauan tersebut sejalan dengan langkah Kapolres Tanjung Jabung Timur, Polda Jambi, AKBP Ade Chandra, yang terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan bebas kekerasan. Melalui kampanye bertajuk “Stop Kekerasan di Lingkungan Pendidikan”, Kapolres mengajak seluruh elemen sekolah dan masyarakat untuk bersama-sama menjadikan sekolah sebagai ruang pembelajaran yang nyaman dan kondusif.

“Kami mengajak semua pihak untuk menanamkan nilai hormat, patuh, dan santun melalui sikap serta perbuatan dalam kehidupan sekolah sehari-hari,” ujar Erlan.

Kabid Humas Polda Jambi menjelaskan, kampanye ini digencarkan sebagai respons atas masih maraknya kasus kekerasan di dunia pendidikan, yang kembali mencuat setelah viralnya insiden bentrokan antara seorang guru dan sejumlah siswa di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur melalui media sosial.

Baca Juga  MASYARAKAT DESA BEJI MULYO KESEMBUHAN TERTEKAN, DEBU BARA DAN JALAN LICIN BERTAHUN-TAHUN BELUM TERSELESAIKAN

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kekerasan di sekolah dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari kekerasan fisik, kekerasan psikis, hingga perundungan. Dampaknya pun tidak ringan, karena dapat memengaruhi kondisi psikologis, prestasi belajar, serta masa depan peserta didik.

Untuk itu, Polda Jambi mengajak pemerintah daerah, pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian serta memperkuat sinergi dalam mencegah kekerasan di satuan pendidikan. Orang tua juga diimbau untuk terus menanamkan nilai sopan santun dan perilaku baik kepada anak-anak selama berada di lingkungan sekolah.

“Polri bersama pemerintah daerah berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Muhammad Qodari meninjau fasilitas Sekolah Rakyat di Sentra Alyatama, Jambi.

Berita Utama Daerah

Sekolah Rakyat Hadir di Jambi, Pemerintah Siapkan Fasilitas Lengkap untuk Anak Kurang Mampu

Pandeglang

Calon Pegawai RSUD Labuan Mendapatkan Perlakuan Tidak Adil, Korban Tuntut Keadilan

News

Alamak!! Humas HKI Mengatakan Lepas Tangan Terhadap Masuknya Material Ilegal Pada Pembangunan Jalan Tol di Riau 

Nasional

Kak Seto, Ketua Umum LPAI dan Romauli Situmorang, Aktivis PPA, tetap kawal kasus dugaan tindak pidana pencabulan dengan terdakwa H

Berita Utama

Wakil Bupati Solok Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 Dan Taburkan Bunga di Makam Pahlawan

Daerah

Ribuan Massa Iringi Karnaval HUT RI ke- 79 di Kecamatan Labuan

Nasional

Wira Ginting Aktivis Kabupaten Deli Serdang Siap Menangkan Ali Yusuf Siregar – Bayu Sumantri Agung di Pilkada Deliserdang 2024

News

Kontrol Dapur Rutin Dilaksanakan, Lapas Kelas IIA Sibolga Pastikan Makan Dan Minum Warga Binaan Terpenuhi