Breaking News

Home / News

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:48 WIB

Pertamina Cabang Pekanbaru Diduga Persulit Awak Media Usut Pelangsiran BBM

Oplus_131072

Oplus_131072

Pertamina Cabang Pekanbaru Diduga Persulit Awak Media Usut Pelangsiran BBM

Pekanbaru – Kantor PT Pertamina Cabang Pekanbaru di Jalan Sisingamangaraja dinilai mempersulit awak media dalam mencari informasi terkait maraknya aktivitas pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di beberapa SPBU kota ini. Kantor cabang yang berfungsi mengawasi distribusi BBM di wilayah Riau tersebut mempersyaratkan surat resmi untuk peliputan, yang kemudian harus diteruskan ke kantor pusat di Medan.

Sebelumnya, petugas resepsionis meminta awak media wajib menyerahkan surat permohonan peliputan terlebih dahulu. Hari ini Rabu (10/12/2025), awak media kembali datang membawa surat resmi, namun kecewa karena dokumen tersebut tidak langsung diproses untuk konfirmasi atau klarifikasi. Surat harus dikirim ke kantor pusat Pertamina di Medan untuk persetujuan, dan awak media hanya diminta menunggu panggilan jika permintaan disetujui.

Baca Juga  Tingkatkan Pelayanan Tahanan Pada Warga Bianaan, Rutan Pekanbaru Adakan Program Pojok Konsultasi Pelayanan Tahanan

Salah seorang wartawan senior di Pekanbaru menilai prosedur ini sama saja menghambat akses informasi publik. “Ini mempersulit para awak media dalam menjalankan tugas jurnalistik untuk mengungkap dugaan pelanggaran distribusi BBM yang merugikan masyarakat,” katanya.

Kondisi ini menambah keresahan warga Pekanbaru yang sudah resah dengan praktik pelangsiran BBM bersubsidi di beberapa SPBU, yang menyebabkan kemacetan lalu lintas serta dugaan penggunaan plat nomor palsu.

Baca Juga  Kajati Riau Akmal Abbas, S.H., M.H : Menghadiri Upacara Dan Syukuran Hari Bhayangkara ke - 78 Tahun 2024 Di Halaman Kantor Gubernur Riau

Praktik ini merugikan negara melalui penyimpangan subsidi yang dijual kembali dengan harga lebih tinggi ke industri. Antrean panjang pelangsir mengular ke jalan raya, menyebabkan lalu lintas tidak lancar, klakson berisik dari pengguna jalan lain, dan SPBU sering kosong atau kehabisan stok solar subsidi sebelum jam operasional utama.

Masyarakat mendesak transparansi dari Pertamina demi pengawasan yang lebih ketat. menuntut audit independen SPBU, sanksi tegas bagi pelanggar, dan akses informasi cepat bagi media agar distribusi BBM tepat sasaran, SPBU bersih dari pelangsir.

Share :

Baca Juga

News

Jon Firman Pandu, SH Bersama H. Chandra Jalani Cek Kesehatan Menjelang Pelantikan Di Kemendagri

News

Haul Syekh Abdul Qodir Jailani di Rangsang, Momentum Pererat Silaturahmi dan Keimanan

News

Bupati Solok Tinjau Lokasi Banjir Bandang dan Salurkan Bantuan ke Kecamatan Junjung Sirih

News

Bupati Solok Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sekretariat IBI Cabang Kabupaten Solok

News

Cara Hemat dan Murah untuk Membeli Skin di Mobile Legends

Berita Utama Daerah

Lapor Pak Kapolda Judi Tembak Ikan dan Dadu Sudah Beroperasi Kembali di Warung Pak Kulit Patumbak Deli Serdang

News

Febri Utama Kukuhkan 3 Ranting Pemuda Pancasila Tuah Madani, Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

News

Demi Menjaga Ketahanan Pangan Bupati Solok Beserta Wakil Bupati Canangkan Penaman Sawah Pokok Murah