Breaking News

Home / Sports

Senin, 13 Oktober 2025 - 22:51 WIB

Patrick Kluivert Kembali ke Belanda Usai Timnas Gagal Lolos Piala Dunia

Selepas kekalahan yang dialami dalam dua pertandingan pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pelatih kepala Tim Nasional Indonesia, Patrick Kluivert, memutuskan untuk langsung kembali ke Belanda bersama jajaran asistennya. Hasil kurang memuaskan ini sekaligus mengakhiri harapan tim Garuda untuk tampil di putaran final yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dalam dua pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor 2–3 dan menyerah 0–1 dari Irak. “Tidak ada yang menuju Indonesia, semuanya langsung kembali ke Belanda,” ungkap Sumardji, manajer Timnas Indonesia, pada hari Senin, 13 Oktober 2025, setelah rombongan pemain yang berkompetisi di BRI Super League tiba di Tanah Air.

Akibat kegagalan tersebut, posisi Kluivert kini menjadi sorotan. Menurut Sumardji, kelanjutan karier pelatih asal Belanda itu akan dibahas dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang akan segera diadakan. “Mengenai Patrick Kluivert beserta tim kepelatihannya, keputusan akan diambil dalam rapat Exco. Apakah mereka akan diundang untuk evaluasi atau tidak, semuanya bergantung pada hasil rapat tersebut,” jelas Kepala Badan Tim Nasional (BTN) tersebut.

Baca Juga  Ricuh Suporter: Selangor FC Hadapi Sanksi Berat Akibat Ulah Oknum Saat Lawan Persib?

Sumardji menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja pelatih bukanlah sesuatu yang baru di lingkungan BTN maupun PSSI. Menurutnya, PSSI secara rutin melakukan evaluasi terhadap performa tim nasional dalam berbagai ajang, seperti Piala AFF, SEA Games, dan Piala Asia. “Kami senantiasa melakukan evaluasi secara komprehensif. Ini bukan pertama kalinya,” ujarnya, laki-laki berusia 53 tahun itu menambahkan.

Sumardji memberikan contoh proses serupa yang pernah dilakukan terhadap Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang menyelesaikan masa tugasnya setelah Piala AFF 2024. “Setiap kali timnas senior atau U-23 menyelesaikan sebuah turnamen, pasti akan ada evaluasi. Kemungkinan pelatih akan dipanggil, atau kita melakukan evaluasi internal terlebih dahulu sebelum memanggil pelatihnya,” paparnya.

Baca Juga  Cristiano Ronaldo Tinggalkan Al-Nassr? Pertimbangkan Pinangan Al-Hilal

Selama masa kepemimpinannya bersama skuad Garuda, Kluivert telah memimpin dalam delapan pertandingan dengan catatan: tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan. Tiga kemenangan tersebut diraih dua kali dalam babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain (1-0) dan China (1-0), serta satu kemenangan lainnya di FIFA Match Day melawan Taiwan (6-0).

Satu hasil imbang didapatkan saat bermain 0-0 melawan Lebanon dalam FIFA Match Day. Sementara itu, empat kekalahan yang diderita Kluivert dan tim terjadi dalam empat pertandingan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia (1-5), Jepang (0-6), Arab Saudi (2-3), dan Irak (0-1).

Pilihan Editor: Statistik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia: Hanya 3 Kemenangan dari 8 Laga

Pilihan Editor: Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Jadi Momentum PSSI Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Share :

Baca Juga

Sports

Indonesia U-23 vs Mali: Analisis & Prediksi Pertandingan Uji Coba Sengit Malam Ini

Sports

Drawing Piala Dunia 2026: Iran Beri Respons Keras ke Trump

Sports

Barcelona Temukan Bintang Muda Penerus Lamine Yamal di Akademi Candradimuka

Sports

Kluivert Panggil Beckham Putra: Inilah Alasan di Balik Pemanggilannya

Sports

Jonatan Christie & Chico Wardoyo Resmi Tinggalkan Pelatnas PBSI: Alasan dan Dampaknya

Sports

Misteri Performa Ducati di MotoGP Catalunya 2025: Bos Tim Ungkap Penyebabnya

Sports

Mental Timnas U-17 Disorot Usai Kalah dari Zambia: Evaluasi Nova Arianto

Sports

Facundo Garces Hilangkan Bendera Malaysia di Instagram: Kekesalan Mendalam Netizen Malaysia!