Breaking News

Lubang Besar di Gerbang Utama Kantor Bupati Solok Dikeluhkan Warga, Nyaris Sebabkan Kecelakaan

Solok, Warta-kota.com.- Keberadaan lubang besar di gerbang utama Kantor Bupati Solok menuai keluhan dari masyarakat. Pasalnya, kondisi jalan yang rusak tersebut dinilai membahayakan pengendara, terutama warga yang hendak mengurus administrasi ke kantor pemerintahan itu.

Pantauan di lokasi, lubang berukuran cukup besar terlihat tepat di jalur masuk gerbang utama. Letaknya yang berada setelah sedikit tikungan membuat lubang tersebut sulit terlihat oleh pengendara yang datang dari arah Kota Solok.

Ica, salah seorang warga yang hendak mengurus surat-surat di Kantor Bupati Solok mengaku hampir terjatuh saat melintas menggunakan sepeda motor.

“Kita dari arah Solok mau masuk, pas belok kiri ke gerbang, tiba-tiba terkejut karena ada lubang besar di depan. Hampir saja jatuh karena tidak kelihatan dari jauh” ujarnya Rabu 11/2/2026

Baca Juga  2000 Takjil Dibagikan Pengurus Masjid Istiqlal Timur Randuagung Sebagai Penutup Kegiatan Berbagi di Bulan Ramadhan


Lubang besar menjadi hiasan gerbang utama kantor bupati Solok

Menurut warga, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan dari pihak terkait. Padahal, jalan tersebut setiap hari dilalui oleh Bupati Solok maupun para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Tokoh masyarakat Kabupaten Solok, Syafri Tanjung menilai kondisi tersebut tidak etis dan mencerminkan kurangnya perhatian terhadap fasilitas publik, terlebih lokasi kerusakan berada di gerbang utama kantor pemerintahan.

Baca Juga  Universitas Indonesia Tangguhkan Kelulusan Doktor Bahlil, Minta Maaf Kepada Seluruh Masyarakat Indonesia dan Audit MenyeluruhTata Kelola 

“Tidak etis rasanya jika di depan gerbang utama Kantor Bupati saja jalannya rusak. Kantor bupati itu seharusnya menjadi cerminan kemajuan daerah. Sebagai masyarakat tentu kita merasa malu” katanya.


Kondisi terkini

Masyarakat berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok segera melakukan perbaikan agar tidak menimbulkan korban kecelakaan.

Warga pun menyindir kondisi tersebut dengan ungkapan, “No viral, no justice,” yang menggambarkan harapan agar persoalan ini segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemda kabupaten solok belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi tersebut.**(PB07)

Share :

Baca Juga

Hukum

Dr. Hadiman, Jaksa Teladan dan Berintegritas Jabat Kasubdit JAM Pidum.

Berita Utama

Safari Ramadhan 1447 H, Agus Syahdeman Kunjungi Jamaah Masjid Al-Falah Sirukam dan Serahkan Bantuan Rp30 Juta

Berita Utama

Camat Gunung Talang Tinjau Persiapan Lomba Dasawisma Tingkat Provinsi di Koto Gadang Guguak

Daerah

Pemko Medan Batal Robohkan Ray Cafe, Ketua DPRD Medan : Kalau Masalah Administrasi, Dinas Perkim Harus Persuasif Tak Perlu Penindakan

Berita Utama

Wakil Bupati Solok di Dampingi Abasril Pimpin Safari Ramadhan Khusus di Masjid Nur Hasanah Aia Luo

Banten

Seluruh Lapisan Warga Cihara Ikut Perjuangkan DOB Cilangkahan, ke Jakarta

Berita Utama Daerah

Berkas Perkara Lengkap, Polda Sumut Segera Limpahkan 5 Tersangka PPPK Batubara ke Jaksa

Daerah

Masarakat suku karo Sedih dan Kecewa Ornamen suku karo menghilang di Jambur Jamin Ginting Pancur Batu