Breaking News

Home / Sports

Sabtu, 27 September 2025 - 01:52 WIB

Exco PSSI: Sanksi FIFA Jadi Pelajaran dari Skandal Naturalisasi Malaysia

warta-kota.com – Reaksi keras datang dari Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyusul sanksi berat yang dijatuhkan FIFA kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi mereka.

Arya Sinulingga, melalui unggahan di platform media sosial pribadinya, memberikan tanggapan mendalam terkait polemik ini.

Ia menekankan bahwa jalan panjang dan berliku harus ditempuh dalam setiap proses naturalisasi pemain keturunan. Bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah proses yang sarat dengan pengumpulan dan verifikasi dokumen penting.

Menurut pedoman yang ditetapkan FIFA, seorang pemain keturunan wajib membuktikan garis keturunan yang jelas, ditelusuri dari kakek dan nenek mereka.

PSSI, tegasnya, menjunjung tinggi dan menghormati ketentuan ini. Setiap pemain naturalisasi yang direkrut PSSI dipastikan memiliki akar keturunan yang sah dari kakek dan nenek, bukan sekadar dari generasi buyut.

Situasi ini kontras dengan yang terjadi di FAM, yang dinilai kurang transparan dan kesulitan memberikan bukti yang meyakinkan terkait garis keturunan para pemain yang terlibat dalam kasus ini.

Baca juga: FAM Siap Banding Setelah FIFA Hukum 7 Pemain Naturalisasi Malaysia

Seperti yang telah diberitakan, FAM dan ketujuh pemain naturalisasi Malaysia tersebut dijatuhi hukuman berat setelah terbukti melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) terkait manipulasi dokumen.

Baca Juga  Jadwal Liga Champions Asia: Persib Bandung Siap Taklukkan Selangor FC

Ketujuh pemain Malaysia yang terjerat kasus ini adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

FIFA berpendapat bahwa FAM telah melakukan pemalsuan dokumen identitas ketujuh pemain tersebut dengan tujuan agar mereka dapat berlaga di Kualifikasi Piala Asia 2027 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi.

Akibatnya, FAM didenda dengan jumlah yang fantastis, mencapai Rp 7,3 miliar. Sementara itu, masing-masing pemain yang terlibat wajib membayar denda sebesar Rp 43 juta.

Tidak hanya itu, ketujuh pemain tersebut juga diskors dari seluruh kegiatan sepak bola selama 12 bulan mendatang.

Terkait status mereka di tim nasional Malaysia, FIFA menyatakan akan melakukan penyelidikan dan proses lebih lanjut.

FAM diberikan hak untuk mengajukan banding atas keputusan ini, dengan menyertakan alasan-alasan yang sah dan resmi kepada FIFA.

Baca juga: FIFA Jatuhkan Sanksi ke FAM dan 7 Pemain Timnas Malaysia Terkait Dokumen Palsu

Proses naturalisasi yang dijalankan oleh FAM dinilai terlalu cepat dan terkesan terburu-buru. Di sisi lain, media di Malaysia seringkali kesulitan memperoleh informasi yang detail dan komprehensif mengenai latar belakang pemain naturalisasi yang bersangkutan.

Baca Juga  Hasil Liga Inggris: Drama gol bunuh diri di menit akhir, Arsenal tekuk Wolves

Keadaan berbeda terjadi di Indonesia, di mana PSSI selalu membuka diri dan transparan dalam menjelaskan asal usul darah para calon pemain naturalisasi.

Proses Naturalisasi Tidak Mudah

Arya Sinulingga meyakinkan publik bahwa setiap pemain naturalisasi yang memperkuat tim Merah Putih memiliki ikatan darah dengan Indonesia.

“Naturalisasi itu rumit dan penuh tantangan.”

“Kami sering bekerja keras secara diam-diam, lalu orang menganggap semuanya serba instan dan mudah,” ungkap Arya Sinulingga melalui akun Instagram pribadinya.

Arya menjelaskan bahwa PSSI kerap dihadapkan pada proses naturalisasi yang memakan waktu panjang, bahkan bisa mencapai lebih dari satu tahun.

Beberapa pemain keturunan Indonesia bahkan memiliki orang tua yang telah berganti kewarganegaraan.

“Ada kasus yang memakan waktu bertahun-tahun hanya untuk mengurus satu pemain,” imbuhnya.

“Bahkan, ada juga yang gagal meskipun memiliki potensi dan kesempatan.”

“Karena proses ini tidak semudah membalikkan telapak tangan,” pungkas Arya Sinulingga.

Share :

Baca Juga

Sports

Arsenal Comeback Dramatis! Tahan Imbang Liverpool Meski Tertinggal Dua Gol

Sports

Skandal Judi Guncang Sepak Bola Turki: Ribuan Pemain Diskors, Investigasi Meluas!

Sports

Marc Marquez: Kode Keras Soal Peluang Kembali ke Tim Lama di MotoGP?

Sports

Klasemen Liga Spanyol 2025 Terkini: Barcelona Pepet Real Madrid Usai Hancurkan Valencia!

Sports

Skandal Data Palsu FIFA: Malaysia Diduga Manipulasi Leluhur Pemain Naturalisasi!

Sports

Bantahan Keras Bos Honda: Tak Ada Suap Triliunan untuk Marc Marquez

Sports

Persib Bandung Unggul: 10 Pemain Libas Persis Solo di Super League

Sports

Voli SEA Games 2025 – Boy Arnez dan Rivan Nurmulki disorot media Vietnam sebagai monster saat Indonesia gagal raih emas