Breaking News

Home / Sports

Rabu, 1 Oktober 2025 - 00:51 WIB

Momen Haru: Jose Mourinho Kembali ke Chelsea, Disambut Cinta Lawan Benfica

warta-kota.com – Emosi haru dan kehangatan menyelimuti Jose Mourinho saat dirinya kembali menginjakkan kaki di Stamford Bridge, markas Chelsea, bukan lagi sebagai nahkoda The Blues, melainkan sebagai juru taktik Benfica.

Kembalinya Mourinho disambut dengan gegap gempita oleh para pendukung Chelsea dalam pertandingan pekan kedua Liga Champions musim 2025-2026 yang mempertemukan Chelsea dan Benfica, Selasa (30/9/2025) atau Rabu dini hari WIB.

Pertandingan melawan Chelsea menjadi momen nostalgia yang mendalam bagi Jose Mourinho, yang kini dipercaya untuk memimpin skuad Benfica.

Jose Mourinho adalah arsitek di balik kesuksesan Chelsea meraih gelar juara Liga Inggris pada musim 2004-2005, 2005-2006, dan 2014-2015.

Baca juga: Komentar Jose Mourinho Usai Skor Chelsea Vs Benfica 1-0: Kami Tak Berlatih…

Dedikasi Jose Mourinho untuk Chelsea terukir dalam dua periode kepelatihan yang berbeda, yaitu dari tahun 2004 hingga 2007, dan kemudian dari tahun 2013 hingga 2015.

Kenangan indah yang ditinggalkan Mourinho selalu membekas di benak para penggemar Chelsea. Tak heran, nama pelatih yang dijuluki The Special One itu menggema di seantero Stamford Bridge selama pertandingan Chelsea melawan Benfica.

Baca Juga  Peluang Timnas Indonesia: Pemain Abroad Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup?

“Jose Mourinho, Jose Mourinho, Jose Mourinho,” lantunan itu terdengar sangat jelas di stadion Stamford Bridge.

“Ini adalah tradisi Inggris, saya datang ke sini dengan banyak tim dan selalu sama, para mantan selalu dihormati,” kata Mourinho seperti dikutip Tuttomercatoweb dari Sky.

Mourinho memperkirakan situasinya akan sangat berbeda ketika ia membawa Benfica bertandang ke markas Juventus pada matchday ketujuh Liga Champions.

Baca juga: Hasil Chelsea Vs Benfica 1-0: Reuni Mourinho Berujung Kekalahan

Statusnya sebagai mantan pelatih Inter Milan, rival abadi Juventus di Serie A Liga Italia, menjamin bahwa ia tidak akan menerima sambutan hangat di Stadion Allianz.

“Saya yakin saya tidak akan disambut di Turin seperti di sini. Tetapi stadionnya indah, Juve dan Benfica adalah tim raksasa.”

“Napoli di Lisbon akan menjadi malam yang luar biasa. Jadwalnya sudah diatur sedemikian rupa sehingga saya tidak bisa bermain melawan Qarabag di kandang dan sekarang saya harus menghadapi semua pertandingan tandang ini,” ujar Mourinho mengomentari jadwal Benfica di Liga Champions.

Baca Juga  Ian Garry Merasa Dikhianati, Tolak Duel Lawan Mantan Juara UFC

Rekor Kurang Mengesankan Kontra Chelsea

Sayangnya, momen reuni Mourinho dengan Chelsea tidak berakhir dengan kemenangan bagi Benfica.

Benfica harus mengakui keunggulan Chelsea dengan skor 0-1 di kandang lawan, akibat gol bunuh diri yang dilakukan oleh Richard Rios pada menit ke-18.

Catatan kurang baik Mourinho saat berhadapan dengan Chelsea sebagai lawan pun terus berlanjut. Mourinho telah 15 kali menghadapi Chelsea dari bangku kepelatihan tim lawan.

Dari 15 pertemuan tersebut, Mourinho hanya mampu mencatatkan empat kemenangan atas Chelsea.

Kemenangan terakhir yang diraihnya terjadi pada tahun 2018, ketika Mourinho berhasil membawa Manchester United mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1 dalam pertandingan Liga Inggris.

Share :

Baca Juga

Sports

Jersey AC Milan Kembali Tampil dengan Nama Khas Indonesia

Sports

Klasemen grup A SEA Games 2025 usai timnas putri kalahkan Singapura, ini syarat lolos ke semifinal

Sports

Luhut puji pencapaian tim atletik Indonesia di SEA Games 2025

Sports

Jay Idzes Ungkap Strategi Baru Kluivert di Venezia: Apa Kata Sang Gelandang?

Sports

Kluivert Panggil Beckham Putra: Inilah Alasan di Balik Pemanggilannya

Sports

Marselino Ferdinan Siap Debut di Oxford United: Ole Romeny Jadi Starter?

Sports

Prediksi Line-up Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi dan Irak: Rotasi Minim?

Sports

Jadwal Liga Champions Asia: Persib Bandung Siap Taklukkan Selangor FC