Solok, Warta-kota.com.- Peristiwa longsor disertai banjir bandang yang terjadi di Jembatan Kamba, kawasan Lembah Anai, Kota Padang Panjang, pada Jumat (28/11/2025), menambah duka mendalam bagi masyarakat Nagari Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.
Wali Nagari Kacang, Andrian, menyampaikan kepada media ini, Minggu 14/12/2025, bahwa dari sejumlah korban terdampak bencana tersebut, terdapat tiga orang warga Nagari Kacang yang hingga kini masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan oleh tim pencarian.
“Dari informasi yang kami terima, ketiga korban merupakan satu keluarga, terdiri dari seorang menantu, ibu mertua, serta seorang anak kecil. Mereka berangkat dengan kendaraan roda dua menuju Kota Padang melalui jalur Lembah Anai, Padang Panjang,” ujar Andrian.
Ia menjelaskan, sejak kejadian berlangsung, pihak keluarga korban terus berharap agar tim gabungan dapat segera menemukan para korban. Upaya pencarian masih dilakukan oleh tim SAR, TNI, Polri, BPBD, serta relawan, meski dihadapkan pada medan yang sulit dan cuaca yang tidak menentu.
“Kami atas nama pemerintah nagari dan keluarga besar Nagari Kacang sangat berharap korban dapat segera ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan pihak berwenang,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Solok, Jon Firman Pandu, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Nagari Kacang dan Kabupaten Solok pada umumnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Kita semua berdoa agar para korban yang belum ditemukan dapat segera ditemukan,” ujar Bupati.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian sudah di hentikan oleh tim, Pemerintah daerah bersama instansi terkait tetap siaga dan berkomitmen untuk memberikan bantuan serta dukungan kepada keluarga korban terdampak bencana.(PB07)
















