Breaking News

Home / Politics

Jumat, 9 Mei 2025 - 15:23 WIB

Kekuatan Militer India vs Pakistan: Perbandingan Drone, Rudal, dan Senjata Lainnya

Pakistan mengklaim telah menembak jatuh 25 drone India selama serangan udara pada Rabu, 7 Mei, di wilayah Pakistan dan Kashmir yang berada di bawah kendali Pakistan.

“Ini merupakan tindakan agresi militer terang-terangan dari India,” tegas Ahmed Sharif Chaudhry, juru bicara militer Pakistan.

Sementara itu, India juga melaporkan telah menonaktifkan “drone dan rudal” yang diluncurkan oleh Pakistan.

Berikut perbandingan kemampuan militer kedua negara:

Drone

Baik India maupun Pakistan telah meningkatkan armada drone mereka melalui impor dan pengembangan teknologi domestik, namun India unggul dalam jumlah.

India diperkirakan akan mengoperasikan sekitar 5.000 drone dalam dua hingga empat tahun mendatang, menurut analis pertahanan Rahul Bedi kepada BBC.

Pada 2024, India menyepakati pembelian 31 drone Predator dari AS, salah satu drone paling mematikan di dunia.

Meskipun jumlah drone Pakistan lebih sedikit, kemampuannya beragam, meliputi pengawasan, pengintaian, dan serangan presisi.

Keunggulan utama drone Pakistan terletak pada pengalaman tempur.

Sebagai contoh, drone buatan dalam negeri, Buraq, telah digunakan dalam operasi kontra-terorisme sejak 2015.

Pakistan juga mengimpor drone canggih dari Turki dan Tiongkok.

Anggaran Pertahanan dan Ukuran Militer

Ada kekhawatiran akan potensi perang skala penuh antara India dan Pakistan, seperti yang terjadi pada tahun 1999.

Baca Juga  Kericuhan di Gedung DPR Berlanjut Hingga Subuh, Massa Jebol Pagar Lagi

Dengan lebih dari 1,4 juta personel militer aktif, India menempati peringkat keempat dalam daftar negara dengan militer terkuat di dunia, menurut Global Firepower Index (GFI).

Pakistan memiliki 654.000 personel militer aktif.

Dalam hal anggaran pertahanan, pengeluaran India pada tahun 2024 sembilan kali lipat lebih besar daripada Pakistan, berdasarkan laporan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI).

Secara kekuatan darat, India memiliki lebih dari 4.200 tank dan 1,5 juta kendaraan lapis baja.

Pakistan memiliki lebih dari 2.600 tank dan kurang dari 18.000 kendaraan lapis baja.

Angkatan Udara India mengoperasikan 2.229 pesawat, termasuk 513 jet tempur dan 130 pesawat pembom. Pakistan memiliki lebih sedikit sekitar 830 pesawat, menurut GFI.

Alutsista Angkatan Laut India terdiri dari 293 kapal, lebih dari dua kali lipat jumlah kapal Pakistan.

Rudal dan Senjata Nuklir

Pakistan memiliki rudal balistik taktis, rudal jelajah, dan rudal balistik jarak pendek serta menengah.

Rudal India lebih beragam, termasuk rudal Prithvi dengan jangkauan 250 hingga 600 kilometer; rudal seri Agni dengan jangkauan 1.200 hingga 8.000 kilometer, serta rudal jelajah seri Nirbhaya dan Brahmos.

Jangkauan rudal India yang lebih luas juga mencerminkan upaya pencegahan terhadap Tiongkok, negara tetangga yang juga memiliki sengketa wilayah.

Baca Juga  Wakil Bupati Solok Hadiri Launching Operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual

Namun, Pakistan bukan lawan yang mudah dikalahkan karena kedua negara memiliki kekuatan nuklir yang seimbang.

India diperkirakan memiliki 172 hulu ledak nuklir, sementara Pakistan memiliki 170, menurut estimasi SIPRI.

Jumlah hulu ledak nuklir yang siap operasional pada kedua negara masih belum jelas.

Pakistan mengembangkan senjata nuklir sebagai penyeimbang kekuatan India, sementara India berfokus pada rudal jarak jauh yang juga mampu menjangkau Tiongkok.

Situasi ini berpotensi menimbulkan bencana, mengingat Tiongkok, negara tetangga India dan Pakistan, juga meningkatkan persenjataan nuklirnya sebesar 22%, meningkatkan jumlah hulu ledak nuklirnya dari 410 menjadi 500 unit.

Melihat risiko yang sangat besar, komunitas internasional menyerukan kedua negara untuk menahan diri.

Baca juga:

  • India serang Pakistan dan Kashmir – ‘Saya tidak mengerti mengapa masjid kami menjadi sasaran’
  • Mengapa ada ketegangan di Kashmir?
  • Ada apa di balik pertikaian militer India dan China?
  • India serang Pakistan dan Kashmir – ‘Saya tidak mengerti mengapa masjid kami menjadi sasaran’
  • Mengapa ada ketegangan di Kashmir?
  • Konflik India-Pakistan : Melihat Kashmir dari kedua sisi negara

Share :

Baca Juga

Politics

Maria Machado, Tokoh Oposisi Venezuela, Kandidat Kuat Peraih Nobel Perdamaian

Politics

Macron Temui Prabowo: Kawalan 50 Pasukan Berkuda dan 17 Patwal Motor

Politics

Prabowo Ungkap Kekayaan Indonesia Dirampas Asing Ratusan Tahun

Politics

Mediasi Paus Leo XIV: Harapan Perdamaian di Tanah Papua

Politics

Shutdown Pemerintah AS: Dampak Ekonomi Global dan Lokal yang Perlu Anda Ketahui

Politics

ID Pers CNN Indonesia Dikembalikan: Istana Minta Maaf Atas Kesalahan

Politics

Foto AI Trump Sebagai Paus Picu Kritik Keras dari Berbagai Pihak

Politics

Menhan Prabowo Gelar Pertemuan Tokoh Bangsa di Kediaman