Jember, 6 Maret 2026 – Pada Jumat, 6 Maret 2026, pasar-pasar rakyat di Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali menyampaikan hasil pemantauan harga yang terus berubah, namun tetap menjadi cermin kebutuhan dasar masyarakat.
Perubahan harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting) di 28 pasar rakyat menggambarkan dinamika kehidupan sehari-hari. Ada harga yang naik karena dorongan permintaan, ada pula yang turun karena suplai yang melimpah. Namun pada akhirnya, seluruh perubahan tersebut masih berada dalam batas normal, stabil, dan terus dipantau secara ketat oleh Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (DiskopUKMdag).
Harga yang mengalami perubahan di berbagai pasar didominasi oleh komoditas daging ayam ras atau broiler, cabai merah besar, cabai rawit merah, serta bawang merah.
Pemantauan ini dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Kabupaten Jember sebagai bagian dari program harian monitoring ketersediaan dan stabilitas harga Bapokting di 28 pasar rakyat, sesuai kebijakan pemerintah daerah.
Monitoring juga mencakup 21 komoditas utama, antara lain beras, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, cabai, serta bawang.
Perubahan harga tercatat di 28 pasar rakyat yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Jember, di antaranya:
Pasar Ambulu – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Balung Kulon – Cabai merah besar naik Rp3.000.
Pasar Balung Lama – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Bangsalsari – Cabai merah besar naik Rp3.000, cabai merah rawit turun Rp10.000, bawang merah turun Rp5.000, bawang putih turun Rp1.000.
Pasar Bungur – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Gerbang dan Burung – Cabai merah rawit turun Rp5.000.
Pasar Gladak Merah – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Jenggawah – Bawang merah naik Rp2.000.
Pasar Kalisat – Cabai merah besar dan cabai rawit naik Rp5.000.
Pasar Kepatihan dan Tegal Boto – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Kreyongan – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Manggisan – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Mangli – Telur ayam turun Rp500, cabai merah rawit turun Rp2.000.
Pasar Mayang – Cabai merah besar naik Rp5.000, cabai merah rawit turun Rp10.000.
Pasar Menampu – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Patrang – Tomat naik Rp1.000.
Pasar Petung – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Puger – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Rambipuji – Telur ayam turun Rp500, cabai merah besar naik Rp6.000, bawang merah naik Rp2.000, bawang putih naik Rp4.000, kentang turun Rp1.000, tomat naik Rp1.000, wortel naik Rp1.000.
Pasar Sempolan – Minyak goreng naik Rp500, daging ayam turun Rp1.000.
Pasar Sukorejo – Cabai merah besar naik Rp1.000.
Pasar Sukosari – Cabai merah besar naik Rp6.000, tomat naik Rp1.000.
Pasar Sukowono – Cabai merah besar naik Rp6.000, tomat naik Rp1.000.
Pasar Tanggul – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Tanjung – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Tegal Besar – Tidak ada perubahan harga.
Pasar Umbulsari – Cabai merah dan cabai rawit naik Rp5.000, bawang merah turun Rp2.000.
Pasar Wirolegi – Tidak ada perubahan harga.
Secara umum, fluktuasi komoditas cabai merah besar di beberapa pasar mengalami kenaikan dengan kisaran harga antara Rp24.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Meski demikian, seluruh fluktuasi tersebut masih berada dalam batas aman dan tidak menimbulkan gangguan terhadap daya beli masyarakat.
Fluktuasi harga Bapokting pada Jumat (6/3/2026) di Kabupaten Jember menunjukkan dinamika pasar yang wajar dan masih terkendali. Ketersediaan barang tercatat cukup, pergerakan harga masih dalam kategori normal, serta pemerintah daerah terus aktif melakukan berbagai intervensi untuk menjaga stabilitas harga agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa hambatan.
(Dang)















