Breaking News

Home / News

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:46 WIB

Pagar dan Bangunan Kantor Camat Labuan Rusak dan Terlihat Kumuh, Warga Bertanya: Kinerja Camat?

Pandeglang, warta-kota.com

 

Di tengah kegiatan pelayanan masyarakat di kecamatan Labuan, ada satu pemandangan yang tak bisa diabaikan, pagar tembok yang melingkupi kantor camat yang sudah lama terabaikan, rusak dan terlihat kumuh. Setiap hari, ribuan mata melewati bangunan yang seharusnya menjadi simbol pemerintahan yang tanggung jawab dan teratur, namun yang terlihat justru adalah tanda-tanda kelalaian yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

 

Pagar yang semula dibuat untuk melindungi dan memberikan kesan asri pada bangunan kantor, kini menjadi sosok yang terlihat kumuh dan menyebalkan serta menimbulkan pertanyaan mendalam tentang kinerja penyelenggara pemerintahan ditingkat kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

Kamis, (18/12/2025)

 

Permukaan tembok yang terlihat retak, besi pagar yang sudah rusak dan berkarat, warna tembok pagar yang terlihat pudar dan kusam, ditambah semak-semak liar yang tumbuh subur di celah-celah tembok  pagar, itu semua menjadi gambaran yang terukur jelas ketika seseorang mendekati kantor Kecamatan Labuan.

 

Beberapa bagian bangunan kantor dan ruangan pegawai bahkan sudah rusak dan bocor, sehingga saat musim hujan, air mengalir dengan deras ke dalam ruangan dan mengganggu aktivitas pelayanan masyarakat.

 

Belum ada tanda-tanda upaya perbaikan yang dilakukan, bahkan tidak ada pemberitahuan sementara yang memberitahukan warga tentang rencana perbaikan di masa depan. Pagar yang seharusnya menjadi penghalang dan penanda batas, kini hanya menjadi tumpukan material yang usang dan terkihat kumuh yang mengganggu pemandangan lingkungan sekitar.

 

“Sudah lama saya lihat pagar ini rusak dan terkesan kumuh. Kadang saya berpikir, apakah Camat tidak melihat apa yang terjadi di depan mata mereka sendiri?” katanya sambil menunjuk ke arah pagar.

 

Menurutnya, kondisi pagar yang kumuh tidak hanya merusak citra kecamatan Labuan, tetapi juga menimbulkan risiko keamanan bagi kantor dan warga sekitar. “Siapa tahu nanti ada orang tidak bertanggung jawab yang masuk ke dalam kantor dan mengambil barang-barang milik negara, atau bahkan melakukan kejahatan di sekitar sini,” tambahnya.

Baca Juga  Polres Lumajang Tuntaskan 96,5 Persen Perkara di Akhir Tahun 2025, Capaian Tertinggi dalam 5 Tahun

 

Tidak hanya warga sekitar Kantor Kecamatan Labuan yang merasa kecewa, Arif (45 tahun), seorang warga dari Kecamatan Pagelaran, luar dari Kecamatan Labuan yang sempat mampir pun ikut juga menyampaikan tanggapannya.

 

“Kantor camat adalah tempat yang harus menjadi contoh bagi warga. Jika pagar kantor saja tidak bisa dirawat dengan baik, bagaimana dengan layanan yang diberikan kepada warga?” katanya.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banyak warga yang sudah  mengeluhkan tentang kondisi pagar dan bangunan kantor Kecamatan Labuan, akan tetapi tidak pernah ada tanggapan yang memuaskan.

 

Ketika melihat lebih dekat, terlihat bahwa kerusakan pada pagar bukan hanya karena usia, tetapi juga karena kurangnya perawatan yang rutin. Besi pagar yang berkarat sudah mulai menutupi permukaan tembok, sehingga membuatnya terlihat lebih kumuh dan tidak terawat. Semak-semak liar yang tumbuh di sekitar pagar juga semakin liar, sehingga membuat area sekitar kantor terlihat seperti tak terurus.

 

Selain masalah keamanan dan keindahan, kondisi pagar yang rusak dan kumuh juga menimbulkan pertanyaan tentang kinerja Camat. Banyak warga bertanya, mengapa camat yang seharusnya bertanggung jawab atas kelancaran urusan kecamatan dan kebersihan lingkungan sekitar kantor, tidak mampu menyelesaikan masalah yang seolah-olah sederhana ini? Apakah mereka terlalu sibuk dengan urusan lain yang lebih penting, ataukah mereka hanya tidak peduli dengan kondisi lingkungan di sekitar kantor mereka sendiri?

 

Beberapa warga juga menyampaikan bahwa kondisi pagar yang kumuh ini menjadi cerminan dari kelalaian pemerintah di tingkat kecamatan. Mereka merasa bahwa pemerintah yang seharusnya melayani warga dengan sepenuh hati, malah lebih memperhatikan kepentingan pribadi daripada kepentingan umum.

Baca Juga  Biadap!! Empat Wartawan Dirampok, Dipersekusi, Dianiaya dan Diperas Mafia BBM Subsidi dan Mafia Tambang Emas Ilegal di Tanjung Lolo Kabupaten Sijunjung

 

“Jika camat tidak bisa mengurus pagar dan kantor sendiri, bagaimana mereka bisa mengurus masalah-masalah yang lebih besar seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan sosial dan masyarakat,  edukasi informasi bagi warga?” kata seorang kontrol sosial di Kabupaten Pandeglang.

 

Menurutnya, warga berhak mendapatkan layanan yang baik dari pemerintah, dan kondisi pagar yang kumuh dan kantor yang rusak adalah bukti bahwa pemerintah belum memenuhi harapan warga.

 

Meskipun banyak celoteh warga yang kecewa, ada juga beberapa yang tetap bersangka baik. Mereka berharap bahwa camat akan segera mengambil tindakan untuk memperbaiki pagar yang rusak ini.

 

“Mungkin mereka sedang mencari anggaran atau menyiapkan rencana perbaikan,” kata seorang warga yang tinggal di kejauhan. Namun, harapan ini semakin memudar seiring waktu yang berlalu tanpa ada tanda-tanda perbaikan.

 

Kondisi pagar dan bangunan kantor camat Labuan yang bertahun-tahun rusak dan terlihat kumuh adalah masalah yang serius yang perlu segera diselesaikan. Tidak hanya merusak citra kecamatan, tetapi juga menimbulkan risiko keamanan dan menimbulkan pertanyaan tentang kinerja penyelenggara pemerintahan di tingkat kecamatan.

 

Warga berhak mendapatkan layanan yang baik dari pemerintah, dan kondisi pagar kantor yang rusak adalah bukti bahwa pemerintah belum memenuhi harapan warga. Sangat penting bagi camat untuk segera mengambil tindakan untuk memperbaiki pagar dan bangunan kantor yang rusak ini, dan memberikan penjelasan yang jelas kepada warga tentang alasan mengapa masalah ini telah berlangsung bertahun-tahun. Hanya dengan begitu, kepercayaan warga pada pemerintah di tingkat kecamatan dapat dipulihkan, dan kecamatan Labuan dapat menjadi tempat yang lebih baik untuk tinggal dan bekerja.

 

Sementara itu, media ini belum terkonfirmasi dengan Camat Labuan, hingga berita ini disampaikan. (YNA)

 

 

Share :

Baca Juga

News

DIMYATI Kena ” BIAS” di SDN Sukamaju 1 Labuan

Berita Utama

PBHI Wilayah Jawa Tengah dan Romauli Situmorang, Mengundurkan Diri Dari Pendampingan LW

Daerah

“Simbol Harapan Generasi Al-Qur’an”, Dihadiri Bupati Lumajang, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Takhassus Ponpes Kyai Syarifuddin Resmi Dimulai

Hukum Kriminal

Tambang batu bara dilahan perum perhutani diblok pamandian,blok Cinunggul dan blok cioray semakin marak.

Daerah

STISIP Imam Bonjol Padang Gelar Kegiatan ” Sikola Lapau ” Sebagai Wadah Berliterasi

News

RAPTA M-CREW SMAN 21 Gowa, Momentum Evaluasi dan Regenerasi Organisasi

News

Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Anggaran, Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Langkah-Langkah Akhir Tahun Bersama KPPN Pekanbaru

News

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gelar Pembukaan Pelatihan Kemandirian Pembuatan Bakery bagi Warga Binaan