Solol, Warta-kota.com.- Akses masyarakat yang sempat terputus setelah jembatan utama rusak diterjang banjir bandang, kini mulai kembali pulih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok bersama personel TNI dan Polri bergerak cepat membangun jembatan darurat dari bambu untuk menghubungkan kembali kawasan yang terdampak, Selasa 25/11/2025.
Banjir bandang yang terjadi pasca hujan yang tidak berhenti dalam satu minggu ini, mengakibatkan jembatan penghubung di wilayah tersebut tidak dapat digunakan. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, termasuk akses menuju pusat layanan publik serta jalur ekonomi masyarakat.

Jembatan Darurat sudah bisa di manfaatkan masyarakat
Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim gabungan BPBD, TNI, dan Polri turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Dengan memanfaatkan material bambu yang tersedia di sekitar wilayah terdampak, mereka membangun jembatan alternatif yang dapat digunakan sementara waktu sambil menunggu penanganan permanen.
Kepala bidang kedaruratan dan logistik BPBD kab. Solok, Indra Muchsis, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan langkah cepat untuk memastikan mobilitas warga tidak sepenuhnya terhenti.
“Kami mengambil tindakan darurat agar masyarakat tetap bisa beraktivitas. Meskipun jembatan sementara ini berbahan bambu, konstruksi tetap kami pastikan aman untuk dilalui. Setelah proses pendataan dan kajian teknis selesai, pemerintah daerah akan menindaklanjuti pembangunan jembatan permanen,” ujarnya.
Lebih lanjut indra Muchsis, mengatakan dengan terputusnya jembatan ini ada lebih kurang 50 kepala keluarga yg terisolasi,
Pendi warga koto hilalang, mengapresiasi upaya tim gabungan yang telah bekerja sejak pagi sampai sore. Bagi masyarakat, keberadaan jembatan darurat ini sangat membantu karena dapat kembali menyeberang tanpa harus mencari jalur lain yang lebih jauh dan berisiko.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah daerah kabupaten solok dengan menurunkan tim tanggap darurat bencana, BPBD, TNI dan Polri serta Relawan yang telah membuatkan jembatan darurat ini” paparnya
Pemerintah daerah memastikan bahwa penanganan lanjutan akan terus dilakukan hingga seluruh infrastruktur yang rusak dapat pulih sepenuhnya.(PB07)















