Breaking News

Home / Sports

Jumat, 10 Oktober 2025 - 07:51 WIB

Yamaha Tegaskan Penolakan Ratzgatlioglu Masuk MotoGP 2026

OTORIDER – Bisa dibilang, pebalap kebanggaan Turki, Toprak Razgatlioglu, berpotensi besar mengamankan gelar juara dunia untuk yang ketiga kalinya pada musim 2025, sebelum akhirnya menjajal tantangan baru di arena yang berbeda.

Sang pebalap Turki saat ini tengah mempersiapkan transisinya menuju MotoGP pada tahun 2026. Dalam perpindahan ini, ia berkeinginan agar Phil Marron, sosok yang sangat dipercayainya dalam perjalanan kariernya, dapat turut serta bersamanya. Sayangnya, permintaan tersebut ditolak oleh pihak Yamaha.

Kemitraan Toprak dan pria asal Irlandia ini telah terjalin sejak tahun 2018. Awalnya mereka berkolaborasi di tim Puccetti Kawasaki, kemudian berlanjut ke tim pabrikan Yamaha, dan yang terbaru di BMW.

Sepanjang periode kerjasama tersebut, mereka berhasil mengumpulkan total 168 podium, 76 kemenangan, 23 posisi start terdepan, dan 65 torehan lap tercepat dalam 252 balapan yang telah dijalani.

Baca Juga  PSSI Umumkan Pelatih Baru Timnas Sebelum FIFA Match Day 2026

Pembalap yang saat ini menduduki puncak klasemen WSBK tersebut telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan Yamaha untuk MotoGP, terhitung mulai Mei 2025, dan dijadwalkan akan bergabung dengan tim Pramac Racing pada musim 2026 dan 2027.

Dalam proses negosiasi kontrak, Toprak secara khusus meminta agar Marron, yang telah menjadi rekan kerjanya selama bertahun-tahun, dapat bergabung ke dalam tim yang baru.

Pada awalnya, manajemen Yamaha memberikan dukungan terhadap ide tersebut. Namun, terjadi perubahan signifikan di dalam tubuh merek tersebut dalam beberapa bulan terakhir sehingga ide tersebut akhirnya ditolak.

Seorang eksekutif senior dari Yamaha menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut dalam sebuah pernyataan kepada Speedweek.com, seperti yang dilansir oleh motorsport.com.

“Kami saat ini berada dalam fase pengembangan yang sangat krusial. Bekerja dengan kepala teknis yang sudah lama tidak aktif di MotoGP tidak akan memberikan keuntungan bagi kami,” ungkapnya. “Kami sangat menghormati Phil Marron, tetapi kami yakin bahwa akan lebih baik bagi Toprak untuk bekerja dengan seseorang yang sudah familiar dengan teknologi yang digunakan saat ini,” imbuhnya.

Baca Juga  Kekecewaan Bos MotoGP: Jorge Martin Ingin Tinggalkan Aprilia

Oleh karena itu, Yamaha lebih memilih untuk menempatkan Alberto Giribuola di sisi Toprak untuk musim yang akan datang. Insinyur asal Italia tersebut sebelumnya menjabat sebagai kepala teknis untuk Enea Bastianini di tim Red Bull KTM Tech3 hingga pekan lalu.

Sebelumnya, ia pernah memegang peran yang sama di tim Avintia dan Gresini Ducati, serta selama masa jabatan Andrea Dovizioso di tim pabrikan dari tahun 2016 hingga 2020. (*)

Share :

Baca Juga

Sports

Patrick Kluivert: Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Usai Kalah dari Irak

Sports

Aksi Heroik Jay Idzes Selamatkan Sassuolo: Blok Tembakan Lookman dengan Wajah, Nama Indonesia Bangga!

Sports

Ranking FIFA Terbaru: Dampak Imbang Indonesia vs Lebanon Bagi Peringkat Timnas

Sports

Bagnaia Hancur Mentalnya Setelah Aksi Marquez, Rossi Prihatin

Sports

Dua Skandal Memalukan Paksa PSSI Tunda Pencarian Pelatih Timnas Indonesia

Sports

Timnas Indonesia: Pelatih Uzbekistan Kirim Sinyal Kuat, Siap Melatih Garuda!

Sports

Jadwal Timnas U-17 Indonesia vs Brasil: Strategi Nova Arianto Optimalkan Kekuatan Tim

Sports

Momen Haru: Jose Mourinho Kembali ke Chelsea, Disambut Cinta Lawan Benfica