Breaking News

Home / News

Senin, 30 Maret 2026 - 01:27 WIB

Villa Emas Gunung Pulosari Jadi Alternatif Wisata Alam, Pendaki Diwajibkan Menanam Pohon Sebagai Wujud Peduli Lingkungan

PANDEGLANG, warta-kota.com

Villa Emas Gunung Pulosari yang berlokasi di Kampung Pamengker, Desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, terus menjadi destinasi impian bagi para pencinta alam dan pendaki gunung sepanjang masa. Terletak tepat di bawah kaki Gunung Pulosari, lokasi ini memberikan kemudahan akses bagi para pendaki yang ingin menjelajahi jalur pendakian menuju puncak gunung tersebut.

Sebagai salah satu ikon pariwisata yang berperan penting dalam pengembangan destinasi wisata desa, keberadaan Villa Emas Gunung Pulosari telah diakui resmi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang serta jajaran pemangku kebijakan di Kecamatan Pulosari. Sejak dimulainya libur panjang pasca Idul Fitri, destinasi wisata alam ini semakin ramai dikunjungi, menjadikannya pilihan utama bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu luang dengan aktivitas dekat dengan alam.

Menurut H. Jumroni, selaku pengelola Villa Emas Gunung Pulosari, jumlah pendaki yang datang setiap hari terus mengalami peningkatan signifikan. “Sejak hari ke-1 pasca lebaran, kami melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi, sehingga jumlah pendaki selalu bertambah setiap harinya,” ujarnya kepada wartawan pada hari Minggu (29/03/2026).

Selain menyediakan fasilitas pendukung untuk para pendaki, pihak pengelola juga secara konsisten memberikan arahan serta sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam. “Sebelum memulai pendakian, kami selalu memberikan pemaparan lengkap terkait tanggung jawab kita bersama dalam menjaga keasrian alam Gunung Pulosari. Tidak hanya itu, kami juga menyediakan bibit pohon yang harus dibawa dan ditanam oleh setiap pendaki di area atas gunung,” jelas H. Jumroni.

Baca Juga  Penasehat DPD LDII Rohul Larang Warga LDII Golput dan Ajak Dukung Polri Jaga Kamtibmas Untuk Sukseskan Pilkada Serentak 2024

Dalam waktu dekat, pihak pengelola bersama dengan komunitas pencinta alam seperti Mapala, Unpala, dan seluruh kalangan pendaki merencanakan kegiatan penanaman besar-besaran yang akan melibatkan penanaman sebanyak 4.000 bibit pohon di atas Gunung Pulosari.

” Insyaallah, kegiatan ini akan dilaksanakan dalam beberapa hari kedepan. Tujuan utama dari penanaman bibit pohon adalah untuk memastikan Gunung Pulosari tetap asri dan terpelihara dengan baik,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar aktivitas fisik, melainkan juga sebagai bentuk kecintaan terhadap alam yang harus ditumbuhkan bersama. “Intinya, kita tidak bisa lepas dari tanggung jawab untuk merawat alam yang telah memberikan banyak manfaat bagi kita. Dengan demikian, selain hobi mendaki terpenuhi, kita juga memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan,” tambahnya.

Hasil pantauan lapangan menunjukkan bahwa jumlah pengunjung yang datang ke Gunung Pulosari cukup banyak, dengan sebagian besar berasal dari luar Kecamatan Pulosari dan bahkan luar Kabupaten Pandeglang. Salah satu pengunjung, Hasan yang berasal dari Cikande, Kabupaten Serang, mengaku telah beberapa kali mendaki ke Gunung Pulosari. “Kali ini saya datang bersama tiga rekan lainnya untuk menikmati keindahan alam yang ada di atas gunung,” katanya.

Baca Juga  Bupati Meranti Resmikan Rumah Singgah Desa dan Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Teluk Samak

Hasan juga mengungkapkan kesan mendalam selama berada di atas Gunung Pulosari. “Selain bisa menikmati berbagai objek wisata alam seperti kawah dan curug, saya juga merasakan kedekatan yang luar biasa dengan Sang Pencipta. Betapa besar dan indahnya ciptaan-Nya yang tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya dengan penuh kagum.

Menurut Hasan, aktivitas mendaki gunung menjadi pilihan yang berbeda dibandingkan dengan wisata pantai atau rekreasi lainnya yang sudah sering ia nikmati. “Saya merasa bosan dengan wisata konvensional, sehingga sengaja memilih untuk menghabiskan liburan dengan mendaki gunung. Banyak kesan mendalam yang saya dapatkan dan tidak bisa diperoleh dari tempat lain,” tambahnya.

Pada saat yang sama, Villa Emas Gunung Pulosari terlihat sangat ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari yang sudah berumah tangga, mahasiswa, hingga anak sekolah tingkat menengah. Hal ini menunjukkan bahwa pendakian gunung tidak hanya menjadi aktivitas bagi kelompok tertentu, melainkan telah menjadi alternatif wisata alam yang menarik dan memiliki makna tersendiri bagi setiap individu yang mengikutinya.  (YNA)

 

Share :

Baca Juga

News

Kompol Khairil Meidians, S.H Merima Penghargaan Dari Kapolda Sumbar Atas Kebersihan GSB Polres Solok

News

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Subseksi Giatja Lapas Narkotika Rumbai Lakukan Penanaman Sayur

Berita Utama Daerah

Lapor Pak Kapolda Ada Judi Tembak Ikan di Pinggir hingga duri kabupaten Bengkalis Mafianya bernama Loit

Banten

Petani Keluhkan Pelayanan Kios Sinar Tani Cilograng,Untuk Penebusan Pupuk Bersubsidi.

News

Status Pasien Masih Suspek, Wakil Bupati Muzamil Imbau Warga Meranti Tidak Panik dan Tetap Waspada Monkeypox

News

Ngaku Cuma Hiburan Rakyat, Judi Sabung Ayam dan Judi Guncang Dadu di Jalan Bupati Terpantau Tutup

News

Koramil Bayung Lencir Bangkitkan Gotong Royong, Bersihkan Pasar Bero Jaya Timur

News

TIDAK ADA MAKLUMAT! KORPORASI BOBOL HUTAN PROTEKSI BAYUNG LENCIR – 1370 HEKTAR HANCUR CUMAN UNTUK KEUNTUNGAN SAWIT!