
warta-kota.com: FIFA baru saja mengumumkan peringkat terbaru untuk setiap negara pada edisi November 2025. Lantas, mengapa peringkat tim nasional Indonesia tidak mengalami penurunan dalam daftar FIFA?
PSSI telah mengambil keputusan untuk tidak menyelenggarakan pertandingan bagi tim nasional Indonesia dalam kalender FIFA Matchday November 2025. Alasan utamanya adalah karena tim Garuda saat ini tidak memiliki pelatih kepala setelah berpisah dengan Patrick Kluivert.
Sebagai gantinya, Federasi Sepak Bola Indonesia memilih untuk menggelar serangkaian pertandingan antara tim nasional U-22 Indonesia melawan tim Mali. Pertandingan persahabatan ini berlangsung sebanyak dua kali di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 15 dan 18 November 2025.
Dalam pertandingan tersebut, tim yang dilatih oleh Indra Sjafri harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-3 dan bermain imbang 2-2. Meskipun yang bertanding adalah timnas U-22 Indonesia, PSSI tidak mendaftarkan pertandingan tersebut ke FIFA.
Oleh karena itu, hasil dari kedua pertandingan tersebut tidak akan mempengaruhi peringkat FIFA. Selain itu, PSSI menyelenggarakan pertandingan ini sebagai bagian dari persiapan timnas U-22 Indonesia untuk menghadapi SEA Games 2025 yang akan diselenggarakan pada tanggal 3-19 Desember di Thailand.
Hasil Australian Open 2025: Chou Tien Chen Tunjukkan Ketajamannya pada Jonatan, Kini Alwi Mengalami Hal Serupa, Gagal ke Semifinal Setelah Unggul 20-16
Banyak pihak yang memprediksi bahwa peringkat timnas Indonesia akan merosot jika tidak ikut serta dalam pertandingan resmi. Namun, hal ini tidak terjadi, mungkin karena faktor keberuntungan.
Jika kita melihat peringkat FIFA, timnas Indonesia sebelumnya menempati posisi ke-122. Di bawah skuad Garuda terdapat Suriname dan Togo, yang berpotensi mengancam posisi Indonesia.
Suriname hampir saja berhasil menggeser posisi timnas Indonesia dalam peringkat FIFA, namun hal tersebut tidak terjadi. Selama November 2025, Suriname menjalani dua pertandingan Putaran Ketiga Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Concacaf melawan Guatemala dan El Salvador.
Hasilnya, Suriname kalah 1-3 dari Guatemala dan berhasil menang 4-0 melawan El Salvador. Dengan hasil ini, Suriname melaju ke babak play-off benua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Suriname akan berhadapan dengan Bolivia pada bulan Maret 2025. Kemenangan yang diraih oleh Suriname hanya menghasilkan +4.65 poin, berbeda jika mereka mendapatkan enam poin penuh.
Bawa-bawa Rizky Ridho, Pelatih Persik Menyatakan Ketidakpuasan Terhadap Keputusan Wasit Saat Melawan Persija
Banyak yang beranggapan bahwa Suriname akan menggeser posisi timnas Indonesia dalam peringkat FIFA. Saat ini, Suriname berada di posisi ke-123 dengan mengumpulkan 1140.54 poin, sementara timnas Indonesia memiliki 1144.73 poin.
Keberuntungan sepertinya masih berpihak pada timnas Indonesia, dan tidak hanya dari Suriname. Kali ini, datang dari Togo yang ternyata tidak memainkan pertandingan apa pun selama FIFA Matchday November 2025.
Togo berada di posisi ke-124 dengan mengumpulkan 1140.35 poin, hanya terpaut 4.38 poin dari peringkat timnas Indonesia.
Seharusnya, Togo bisa saja melampaui posisi timnas Indonesia dengan memainkan dua pertandingan FIFA Matchday November 2025. Sebenarnya, Togo telah menjadwalkan satu pertandingan uji coba melawan Guinea pada tanggal 15 November 2025.
Namun, entah mengapa pertandingan tersebut dibatalkan. Padahal, Togo memiliki skuad pemain berkualitas dan masih dipimpin oleh pelatih Dare Nibombe.
Bukan Musuh, Sadio Mane Ungkap Fakta Hubungan Sebenarnya dengan Mohamed Salah Saat di Liverpool
Sama seperti timnas Indonesia, pertandingan terakhir yang dimainkan oleh Togo adalah pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika. Togo kalah 0-1 dari Republik Kongo dan bermain imbang 0-0 melawan Sudan Selatan.
Saat ini, PSSI telah memutuskan untuk berpartisipasi dalam pertandingan FIFA Matchday Maret 2026. PSSI juga telah mengidentifikasi lima kandidat pelatih yang akan dipilih untuk menukangi timnas Indonesia.















