
Tim Nasional U-17 Indonesia telah menyelesaikan kiprahnya di Piala Kemerdekaan 2025. Pelatih Nova Arianto mengumumkan rencana pemusatan latihan lanjutan di Bulgaria, Eropa.
Di sana, Nova berharap dapat menggabungkan pemain diaspora yang absen di Piala Kemerdekaan. Ia menargetkan tiga pemain diaspora untuk memperkuat skuadnya.
“Sistem promosi dan degradasi akan terus diterapkan. Setelah ini, kami akan menjalani pemusatan latihan di Bulgaria pada 1-14 September, dengan tiga laga uji coba terjadwal,” ujar Nova usai pertandingan melawan Mali di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (18/8).
“Saya berharap pemain diaspora yang tak bisa hadir di Piala Kemerdekaan, seperti Lucas Lee, Nicolas Mjosund, dan Mike Rajasa, dapat bergabung. Kehadiran mereka akan memperkuat komposisi tim,” tambahnya.

Selain ketiga nama tersebut, enam pemain diaspora lainnya juga pernah mengikuti pemusatan latihan Timnas U-17 sebelum Piala Kemerdekaan. Mereka adalah Feike Muller, Lionel De Troy, Floris De Pagter, Jona Gaselink, Azadin Ayoub, dan Deston Hoop.
“Namun, masih banyak opsi pemain lain, termasuk pemain diaspora. Kami berharap mereka dapat bergabung di Bulgaria. Selanjutnya, kami merencanakan persiapan di Yogyakarta sebelum bertolak ke Dubai, dan kemudian ke Qatar,” jelas Nova.
“Tujuannya agar persiapan Piala Dunia berjalan optimal, termasuk menguji beberapa pemain baru untuk memperkuat soliditas tim,” pungkasnya.















