
Situasi ironis dialami AC Milan. Davide Calabria, pemain yang mereka buang, justru berhasil meraih gelar ganda Piala Super Italia dan Coppa Italia.

Tim asuhan Sergio Conceicao mengincar gelar ganda piala domestik dalam waktu singkat, hanya lima bulan.
AC Milan menjuarai Piala Super Italia 2025 pada Januari lalu, mengalahkan Inter Milan 3-2 di Riyadh.
Pada Rabu (14/5/2025), Christian Pulisic dan rekan-rekannya berpeluang menambah trofi Coppa Italia dengan menghadapi Bologna di Olimpico, Roma.
Gelar ganda piala domestik diharapkan dapat sedikit meredakan kekecewaan atas performa buruk di Serie A.
Namun, harapan itu pupus. Milan gagal meraih Coppa Italia setelah dikalahkan Bologna lewat gol tunggal Dan Ndoye.
Hasil Coppa Italia: Bologna Juara, Mimpi Remontada AC Milan Sirna, Kemenangan Perdana dalam Lima Dekade!
Ambisi meraih gelar ganda domestik, yang disebut mini-doblete oleh La Gazzetta dello Sport, gagal terwujud.
Ironisnya, satu pemain AC Milan justru meraihnya.
Davide Calabria, bek sayap jebolan akademi Milan, yang bermain untuk klub selama 10 musim sebelum dilepas ke Bologna pada 3 Februari lalu.
Calabria didepak setelah konflik dengan pelatih Sergio Conceicao karena menonton konser sehari sebelum pertandingan melawan Parma (26/1/2025).
Perselisihan hampir berujung perkelahian sebelum diredam rekan-rekan mereka.
Pemain berusia 28 tahun itu pun dilepas ke Bologna beberapa hari kemudian.
Uniknya, Calabria turut serta dalam kemenangan AC Milan di Piala Super Italia 2025, meskipun hanya bermain sebagai pemain pengganti.
Lima bulan kemudian, ia meraih Coppa Italia di Olimpico.
Inter Milan Lebih Fokus Liga Champions daripada Liga Italia, Inzaghi: Kami Hanya Bermain untuk Bersenang-senang
Kali ini, ia meraihnya bersama Bologna, mengalahkan klub yang telah membuangnya.
Calabria masuk lapangan pada menit ke-76 menggantikan Emil Holm.
Prestasi ini merupakan ironi bagi AC Milan dan kebanggaan bagi Calabria.
Saat mantan kaptennya merayakan kesuksesan, Conceicao hanya memiliki trofi Piala Super Italia dan terancam absen di kompetisi Eropa musim depan.
Setelah pertandingan, tertangkap kamera momen Conceicao melewati Calabria tanpa bersalaman, dengan raut wajah kesal.
















