
warta-kota.com JAKARTA – Dunia musik kembali dihebohkan oleh kabar mengejutkan dari band rock legendaris Foo Fighters. Josh Freese, drummer yang baru bergabung beberapa tahun lalu, mengumumkan kepergiannya dari band tersebut.
Pengumuman ini tentu mengejutkan banyak penggemar, mengingat Freese menggantikan mendiang Taylor Hawkins. Meskipun belum ada penjelasan resmi mengenai penyebabnya, Freese telah mengungkapkan perasaannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Siapa itu Band Foo Fighters?
Mengutip britannica.com (17/5/2025), Foo Fighters adalah grup musik rock asal Amerika Serikat yang dibentuk oleh Dave Grohl, mantan drummer Nirvana, pada tahun 1994 setelah kematian Kurt Cobain.
Band ini dikenal luas akan musik rock alternatifnya, telah melahirkan sejumlah album sukses, dan telah meraih berbagai penghargaan bergengsi termasuk Grammy Awards. Foo Fighters juga diakui sebagai salah satu band rock paling berpengaruh sejak era 1990-an.
: Eks Drummer My Chemical Romance Meninggal Dunia, Ditemukan Membusuk di Rumahnya Siapa itu Josh Freese?
Berdasarkan laporan nbcnews.com (17/5/2025), Josh Freese adalah seorang drummer profesional berusia 52 tahun dengan pengalaman lebih dari 40 tahun. Ia dikenal sebagai musisi serbaguna yang telah berkolaborasi dengan berbagai band ternama seperti Nine Inch Nails, Devo, dan Guns N’ Roses. Keikutsertaannya dalam Foo Fighters dimulai sekitar setahun setelah kepergian Taylor Hawkins.
Apa Alasan Josh Freese Dipecat?
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan. Josh Freese menjelaskan bahwa pada Senin malam, pihak Foo Fighters menghubunginya untuk menyampaikan keputusan mereka untuk “mengambil arah berbeda dalam hal posisi drummer,” tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut. Pihak perwakilan Foo Fighters sendiri juga belum memberikan tanggapan.
Freese menyatakan bahwa meskipun ia tak marah, ia merasa terkejut dan kecewa. Namun, karena ia terbiasa dengan sifat pekerjaannya sebagai musisi lepas yang berpindah-pindah band, ia mengaku dapat menerimanya dengan baik.
Perjalanan Karier Josh Freese
* The Vandals (1989–sekarang)
* Devo (1996–sekarang)
* Guns N’ Roses (1997–2000)
* A Perfect Circle (1999–2004, 2010–2011)
* Sting (2005, 2016)
* Nine Inch Nails (2005–2008)
* Black Light Burns (2007)
* Weezer (2009–2011)
* Paramore (2010)
* The Replacements (2013)
* The Offspring (2021)
Lagu Terbaik dari Foo Fighters
Daftar 10 lagu terbaik Foo Fighters berikut ini dirangkum dari rollingstone.com (17/5/2025):
1. Everlong
Lagu ikonik yang kerap menjadi penutup konser mereka. Dirilis pada tahun 1997, “Everlong” dikenal berkat kekuatan emosi dan dinamika musik yang memikat. Lagu ini juga menjadi salah satu yang paling sering dibawakan secara langsung.
2. My Hero
Dirilis pada tahun 1998, lagu ini dianggap sebagai salah satu karya klasik Foo Fighters dan selalu menjadi favorit di setiap penampilan mereka.
3. Best of You
Dirilis pada tahun 2005, lagu ini sukses secara komersial dan mendapatkan pujian dari para kritikus musik serta menjadi favorit penggemar.
4. All My Life
Dirilis pada tahun 2002, lagu ini meraih penghargaan Grammy Award dan menjadi salah satu lagu paling sukses Foo Fighters.
5. Learn to Fly
Dirilis pada tahun 1999, lagu ini meraih popularitas luas dan pujian dari para kritikus.
6. The Pretender
Dirilis pada tahun 2007, lagu ini merupakan salah satu lagu paling sukses dari album “Echoes, Silence, Patience & Grace” dan mendapatkan pujian kritis.
7. Times Like These
Dirilis pada tahun 2003, lagu ini menjadi salah satu lagu paling populer dari album “One by One” dan mendapatkan pujian dari kritikus musik.
8. Monkey Wrench
Dirilis pada tahun 1997, lagu ini menjadi salah satu lagu paling populer dari album “The Colour and the Shape” dan mendapatkan pujian dari para kritikus.
9. Walk
Dirilis pada tahun 2011, lagu ini menjadi salah satu lagu paling populer dari album “Wasting Light” dan mendapatkan pujian dari para kritikus.
10. Rope
Dirilis pada tahun 2011, lagu ini menjadi salah satu lagu paling populer dari album “Wasting Light” dan mendapatkan pujian dari para kritikus.
Lagu-lagu tersebut merepresentasikan perjalanan musikal Foo Fighters, dari era grunge hingga rock modern, dan menunjukkan kemampuan mereka dalam menciptakan lagu-lagu yang beresonansi dengan penggemar di seluruh dunia. (Siti Laela)
















