
JAKARTA, KOMPAS.com – Sang aktris berbakat, Luna Maya, bersiap untuk kembali menghidupkan karakter ikonik Suzzanna dalam film terbarunya, Santet Dosa di Atas Dosa.
Ini menandai penampilan ketiga Luna sebagai sosok Suzzanna yang legendaris.
Sebelumnya, Luna telah memukau penonton dalam film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon.
Pada perhelatan Indonesia Comic-Con 2025, film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menghadirkan kejutan dengan merilis *teaser trailer* eksklusif kepada para penggemar.
Luna Maya turut berbagi pengalaman menarik di balik layar selama proses pengambilan gambar film yang disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis ini.
Baca juga: Luna Maya Pastikan Tak Jadi Sundel Bolong di Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Nyaris Tenggelam: Kisah Mendebarkan
Pengalaman mencekam nyaris dialami Luna Maya saat menjalani syuting di sebuah sungai yang berlokasi di Pangandaran, Jawa Barat.
Bintang yang juga dikenal sebagai istri Maxime Bouttier tersebut sempat terseret oleh pusaran air yang kuat di dalam sungai selama beberapa saat.
“Aku ingat betul, jika terbawa arus dan tertarik ke bawah, yang terpenting adalah tidak panik dan tidak berusaha untuk melawan arus. Cukup ikuti saja, lemaskan diri,” ungkapnya.
Kepanikan sempat melanda tim produksi yang dengan sigap bersiap untuk terjun ke dalam air demi menyelamatkan Luna.
Baca juga: Luna Maya Ingin Ubah Persepsi Publik soal Remake Film Suzzanna
Selama kurang lebih 30 detik yang terasa panjang, Luna berjuang di bawah pusaran air sebelum akhirnya berhasil keluar dengan selamat.
“Mungkin sekitar 30 detik atau lebih, aku lupa, aku berada di bawah air dan tidak muncul-muncul. Itu adalah momen paling mengerikan dalam hidupku,” kata Luna mengakhiri ceritanya.
Mengubah Sudut Pandang
Luna Maya memiliki harapan besar untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap film *remake* Suzzanna.
Menurutnya, pembuatan ulang film-film ini bukanlah ajang kompetisi untuk meniru atau menyamai sosok mendiang Suzzanna.
Baca juga: Luna Maya Nyaris Tenggelam saat Syuting Adegan Sungai di Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
“Ini bukanlah kontes kemiripan atau keharusan untuk sama persis seperti dulu. Bagaimanapun juga, saya bukanlah Suzzanna,” tegasnya.
Oleh karena itu, Luna Maya berharap agar masyarakat tidak lagi terpaku pada perbandingan tata rias (makeup) yang digunakannya dengan penampilan Suzzanna yang asli.
Tujuan dari pembuatan ulang film-film ini adalah untuk melanjutkan warisan (legacy) yang telah ditinggalkan oleh Suzzanna bagi generasi muda.
Baca juga: Luna Maya Makin Mirip Suzzanna dalam First Look Santet Dosa di Atas Dosa
Bukan Sundel Bolong Kali Ini
Luna Maya memberikan konfirmasi bahwa dirinya tidak akan memerankan karakter sundel bolong dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Berbeda dengan dua film sebelumnya, di mana Luna selalu tampil sebagai sosok sundel bolong yang ikonik.
“Jadi, dalam film ini, Suzzanna tidak akan menjadi sundel bolong. Tidak akan menjadi hantu, karena premis yang diangkat kali ini adalah santet ratu ilmu hitam, dan di situ Suzzanna tetap menjadi manusia,” jelas Luna.
Fokus utama dari cerita film kali ini bukanlah untuk menakut-nakuti penonton dengan penampakan hantu yang menyeramkan.
Suasana mencekam akan dibangun melalui konflik ilmu hitam yang melibatkan karakter-karakter di dalamnya.















