Breaking News

Home / Travel

Senin, 5 Mei 2025 - 06:52 WIB

Indonesia Kini Miliki 12 Geopark yang Diakui UNESCO: Daftar Lengkapnya

warta-kota.com – Indonesia kini memiliki dua anggota baru dalam jaringan UNESCO Global Geoparks (UGGp): Geopark Kebumen (Jawa Tengah) dan Geopark Meratus (Kalimantan Selatan). Keberhasilan ini memperkaya khazanah geowisata Indonesia di mata dunia.

Penambahan ini meningkatkan jumlah geopark Indonesia yang diakui UNESCO menjadi 12, sebuah prestasi membanggakan bagi negara kita.

Geopark sendiri merupakan wilayah geografis unik yang kaya akan warisan geologi dan keanekaragaman hayati, serta memiliki nilai budaya yang tinggi.

Baca juga: 2 Geopark Indonesia Masuk Daftar UNESCO Global Geoparks, Mana Saja?

Kawasan ini dikembangkan dengan pendekatan terpadu yang mengutamakan konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Pengakuan internasional untuk Geopark Kebumen dan Geopark Meratus disahkan dalam Sidang ke-221 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, April 2025.

Sebelumnya, Indonesia telah berhasil memperkenalkan 10 geopark lainnya kepada dunia melalui jaringan UNESCO.

Baca Juga  Jelajahi 5 Surga Wisata Ikonik Para Penggemar The Beatles

Baca juga: Penjelasan Kemenparekraf soal Kartu Kuning Geopark Kaldera Toba

Daftar 12 geopark Indonesia yang diakui UNESCO

Berikut daftar lengkap 12 geopark Indonesia yang telah mendapatkan pengakuan resmi UNESCO:

  1. Geopark Batur, Bali
  2. Geopark Gunung Sewu, Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan
  3. Geopark Ciletuh, Jawa Barat
  4. Geopark Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat
  5. Geopark Kaldera Toba, Sumatera Utara
  6. Geopark Belitong, Bangka Belitung
  7. Geopark Maros Pangkep, Sulawesi Selatan
  8. Geopark Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur
  9. Geopark Merangin Jambi, Jambi
  10. Geopark Raja Ampat, Papua Barat
  11. Geopark Kebumen, Jawa Tengah
  12. Geopark Meratus, Kalimantan Selatan.

Baca juga: Potret Geopark Kebumen The Mother Earth of Java yang Resmi Diakui Dunia

Apa itu Geopark Global UNESCO?

UNESCO Global Geoparks (UGGp) merupakan kawasan terpadu yang memiliki situs dan lanskap geologi bernilai internasional. Pengelolaannya menerapkan konsep holistik yang memadukan perlindungan lingkungan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga  Kawah Ijen Overload: Wisatawan Membludak, Jalan Macet di Long Weekend

Mengutip laman resmi UNESCO, Geopark Global UNESCO memanfaatkan warisan geologisnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai isu penting.

Baca juga: Kaldera Toba Ditetapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Isu-isu tersebut meliputi pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, mitigasi dampak perubahan iklim, dan pengurangan risiko bencana alam.

Program Geopark Global UNESCO juga merupakan bentuk apresiasi terhadap upaya masyarakat lokal dalam melestarikan dan mempromosikan pentingnya warisan geologi bagi sejarah dan kehidupan mereka.

Saat ini, terdapat sekitar 229 situs geopark di 50 negara yang tergabung dalam jaringan UNESCO Global Geoparks.

Share :

Baca Juga

Travel

Anjloknya Wisatawan Jatim: Kejenuhan Destinasi Jadi Biang Kerok

Travel

Jelajahi 5 Destinasi Wisata Gresik Murah Meriah & Mudah Dikunjungi

Travel

Rencana Perjalanan Haji 2026: Jadwal Lengkap dan Tanggal Keberangkatan Jemaah

Travel

Jelajahi 9 Surga Tersembunyi Pangandaran: Petualangan Menantang di Green Canyon!

Travel

Jelajah 10 Destinasi Wisata Jakarta Gratis di Hari Libur Nasional

Travel

Tukar Poin Blibli Rewards Anda: Liburan Mewah ke Singapura dengan Singapore Airlines

Travel

Liburan Keluarga Seru di Banten: 5 Destinasi Wisata Menarik Selain Ujung Kulon

Travel

Jelajahi 8 Rute Kereta Terindah di Dunia: Pemandangan Memukau yang Akan Memikatmu