Gawat! Limbah Miko Kelapa Sawit PKS Bahjambi Diangkut Kembali Ke Pabrik.Manajemen Dicomfirmasi Untuk Green Fuel.
Simalungun
17 Desember 2024
Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Unit Bahjambi Regional-2 yang berlokasi di Nagori Bahjambi-1 Kecamatan Jawamaraja Bahjambi Kabupaten Simalungun beberapa bulan terakhir melakukan kegiatan penyedotan limbah cair berupa minyak kotor(miko) dari kolam-kolam limbah lalu diangkut ke pabrik dengan menggunakan truck tayo-tayo yang dimodifikasi menjadi truck tangki.
Berdasarkan hasil investigasi awak media yang terjun langsung ke lokasi kolam penampungan limbah cair dii areal afdeling 1 Kebun Bahjambi, Senin, (16/12/24),menemukan truck tangki milik PKS Bahjambi melakukan aktivitas penyedotan minyak kotor di kolam limbah untuk dibawah masuk kedalam PKS Bahjambi.
Banyak warga sekitar mempertanyakan terkait limbah miko yang diangkut kedalam pabrik,untuk apa?karna belum pernah terjadi,dari dulu limbah miko selalu di beku kan dengan mengunakan sejenis bakteri.
Pengiat Lingkungan JM Hutagalung ketika dimintai pendapat nya oleh kru media melalui sambungan telepon seluler,Selasa,(17/12/24) sekira pukul 17:55 WIB,menerangkan terkait penyedotan miko dari kolam limbah lalu dibawak kembali ke dalam PKS Bahjambi perlu dipertayakan apakah sudah sesuai prosedur,sebab miko tersebut masih memiliki nilai jual yang cukup tinggi.bisa saja nanti disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu.ucap nya.
Ketika awak media melakukan konfirmasi dengan Manajer Unit PKS Bahjambi Dison Girsang,Senin,(16/12/24)sekira pukul 16:02 WIB terkait miko yang disedot dari kolam limbah dan diangkut kembali ke PKS menyebutkan,miko diperuntukan untuk green fuel sudah ada pamplet nya disitu.ucap nya singkat.
Awak media dan berbagai pihak meragukan klarifikasi dari pihak manajemen PKS Bahjambi,spekulasi bermunculan bisa saja limbah miko tersebut dibawak ke PKS digunakan untuk Blending CPO,.Blending adalah proses pencampuran Crude Palm Oil (CPO) segar dengan CPO yang kualitasnya di atas standar (Outspec) untuk menurunkan indikator kualitas CPO Outspec.
Selain proses pengangkutan limbah yang tidak sesuai prosedur,kita berharap agar pihak-pihak terkait segera melakukan audit terhadap kegiatan ini.Red/RG















