Breaking News

Home / News

Jumat, 7 Februari 2025 - 09:35 WIB

Jon Firman Pandu Mengahadiri Pembukaan International Handicraft Trade Fair Tahun 2025 Di Jakarta

Jakarta, Warta-kota.com.- Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH bersama Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu menghadiri Pembukaan International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2025 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Rabu (05/02/2025).

Perhelatan Inacraft yang berlangsung dari tanggal 5 sampai dengan 9 Februari 2025 ini, dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas Ny. Selvy Gibran. Hadir pula sejumlah pejabat, seperti Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Koperasi Budi Arie, dan Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Kegiatan ini merupakan salah satu pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara dengan mengusung tema : “ From Smart Village to Global Market “. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para pengusaha industri kreatif untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas.

Baca Juga  Bupati Solok Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sekretariat IBI Cabang Kabupaten Solok

Kali ini Dekranasda Kabupaten Solok turut meramaikan Inacraft tahun 2025 dengan membawa produk unggulan kerajinan Kabupaten Solok yang terdiri dari tenun, batik, bordir, sulaman, anyaman pandan, ecoprinting baik berupa kain, tas, selendang, mukena, tikar, dan deta.

Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan bahwa produk – produk UMKM dari Kabupaten Solok Harus Bangkit. “Di Inacraft 2025 ini kita ingin di Solok ada keberagaman kedepannya, kita ingin mendorong bagaimana ekonomi kreatif Solok ini bangkit. Dan ini merupakan momentum bagi kita untuk lebih mengembangkan produk produk kita di Kabupaten Solok, sehingga produk produk dari Kabupaten Solok bisa menembus pasar internasional,” Ucapnya.

Baca Juga  Lapas Narkotika Langkat Beserta Lapas Pemuda Langkat dan Stakeholder Desa Cempa Laksanakan Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

Dalam kesempatan itu, Stan Kabupaten Solok juga dikunjungi oleh Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moriza. Ia menyampaikan bahwa UMKM harus menerapkan Prinsip LIDI ( Loyalitas, intergritas, disiplin, inovatif ), dengan menerapkan prinsip tersebut, diharapkan UMKM yang ada di Kabupaten Solok bisa memiliki visi dan naik kelas agar bisa menembus pasar internasioanal.**(PB07)

Share :

Baca Juga

Dugaan pelanggaran ketenagakerjaan kembali mencuat di lingkungan Koperasi Batanghari Surya Energi (BSE) di Kabupaten Batanghari.

Daerah

Calon Karyawan Koperasi BSE Batanghari Bayar hingga Rp.20 Juta, di Janjikan 8 juta Perbulan

News

AKBP Aldi Alfa Faroqi dan Rombongan Tinjau Titik Lokasi Pembangunan Dapur SPPG Polres Meranti

News

Pandeglang Dilanda Banjir, Pemkab Sigap Tangani Musibah Tahun 2026

News

Wakil Bupati Solok Hadiri Halalbihalal Keluarga Besar Dinas PUPR Kabupaten Solok

Berita Utama Daerah

Warga Muaradua Temukan Perempuan Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan, Polisi Amankan TKP

News

Warga Labuan di Tikam pakai Badik oleh Tetangganya pada Dini Hari

Banten

Pihak Perum Perhutani Tindak Tegas Para Penambang,Dan akan Segera Operasi Tambang Batu bara Diblok Cioray.

News

Razia Insidentil ke Kamar Hunian Warga Binaan Rutan Sidikalang, Pastikan Kamar Hunian Zero Halinar