Olahan Abon Ikan Tuna Karya Siswa PKBM MARITIM Diminati Hingga Luar Daerah
Pandeglang, warta- kota.com
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) MARITIM yang berada di wilayah Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, adalah lembaga pendidikan nonformal yang dibentuk dari, oleh, dan untuk masyarakat.
Lembaga tersebut berorientasi pada pemberdayaan potensi setempat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap masyarakat dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya.
PKBM Maritim yang berdiri sejak 13 November 2005 hingga saat ini telah banyak menetaskan siswa yang berkompeten. Mereka telah berbaur dan berafiliasi dengan pihak Swasta maupun Negeri, begitu pula tak sedikit dari mereka berwira usaha menerapkan ilmu yang didapat selama bersekolah di PKBM Maritim.
Sejak Tahun 2016 hingga saat ini, PKBM Maritim menerapkan keterampilan pembuatan Abon Ikan Tuna kepada siswanya. Dengan jumlah siswa puluhan yang mengikuti kegiatan tersebut setiap Tahun nya, melalui proses pengolahan hingga pemasaran, semua itu dikerjakan oleh siswa yang dibimbing oleh guru pengajar, serta menghasilkan olahan produk ikan abon tuna yang siap bersaing dan dinikmati oleh konsumen hingga keluar daerah.
Hal itu dikatakan oleh Asep Saeful Milah selaku Kepala PKBM Maritim saat dikonfirmasi wartawan di ruangan nya, ia menuturkan bahwa produk abon ikan tuna banyak diminati oleh masyarakat.
” Sejak Tahun 2016 hingga saat ini kami memproduksi dan dibantu oleh siswa guna mengembangkan olahan abon ikan tuna. Alhamdulillah untuk saat ini hasil produksi kami sangat diminati oleh konsumen lokal maupun luar daerah,” ungkap Asep.
Kamis, (12/12/2024)
Ia menuturkan dengan berbahan dasar ikan tuna yang diolah dan dibungkus dalam kemasan 70 gram tanpa bahan pengawet, santan dan pemanis buatan yang di bandrol dengan harga Rp.20 Ribu per Pcs nya, produk abon ikan tuna tahan dalam kemasan hingga mencapai 6 bulan dan juga telah bersertifikat halal.
” Cara pemasaran kami melalui manual maupun online. Dengan dijual diwarung pantai sampai warung makan yang berada di daerah Kabupaten Pandeglang, hingga lewat online shop dan menjangkau konsumen di wilayah Jambi, Lampung, Bojonegoro, Ciamis, Solok, Bandung dan Bogor, ” bebernya.
Asep menambahkan untuk produk abon ikan tuna yang dihasilkan oleh siswanya telah banyak pula mengikuti kegiatan perlombaan yang diadakan oleh dinas terkait, dan iapun merasa bersyukur karena telah diberi berkesempatan untuk mengenalkan produk olahnya yang menurutnya satu- satunya di Kabupaten Pandeglang yang telah menghasilkan olahan abon ikan tuna.
Kendati demikian, Asep berharap agar Pemerintah turut pula mensupport produksi hasil olahan siswanya, dengan memfasilitasi kegiatan bazar dan event- event UMKM di Kabupaten Pandeglang, sehingga Kabupaten Pandeglang memiliki aneka variasi kuliner ciri khas kota santri selain emping melinjo, kue balok, bubur sop, apem putih dan lainnya hingga Abon Ikan Tuna hasil karya keterampilan siswa PKBM Maritim.
Reporter : yona














