Breaking News

Home / News

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:52 WIB

Isu BBM Langka Sebabkan Antrean Panjang di SPBU Jember, Hiswana Migas Besuki Imbau Stop Panic Buying

Jember — Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di media sosial baru-baru ini kembali mengembalikan trauma masyarakat Kabupaten Jember, Jawa Timur, terhadap kelangkaan BBM yang pernah terjadi pada Juli 2025 lalu.

Akibatnya, banyak warga setempat berbondong-bondong mendatangi SPBU untuk membeli bensin hingga menyebabkan antrean panjang pada Jumat dini hari (6/3/2026).

Salah satunya dialami Eko Wahyudi, warga Kecamatan Ajung, yang rela datang jauh-jauh ke SPBU Kaliwates di Jalan Gajah Mada untuk mengantre BBM. Ia bahkan mengajak istrinya dengan membawa sepeda motor lain agar bisa ikut mengantre bensin.

“Dengar info di media sosial katanya bensin langka. Setelah itu saya langsung cari SPBU sekitar, tapi antre semua,” ucapnya.

Baca Juga  BAHAYA NYAWA! SDN KELAS JAUH MUARA MEDAK (Muba) SIAP ROBOH – PEMERINTAH DIMOHON CARI SOLUSI SECEPATNYA (Tidak Bisa Dibangun di Tanah Hutan Kawasan)

Saat ditemui, Eko tengah menunggu istrinya yang masih mengantre bensin di SPBU yang sama sekitar pukul 00.00 WIB.

Eko sendiri mulai mengantre sekitar pukul 21.00 WIB dan baru selesai kisaran pukul 23.00 WIB. Sementara sang istri baru menyusul sekitar pukul 22.00 WIB.

“Habis tarawih berangkat dari rumah. Antreannya sekitar tiga jam-an,” jelasnya.

Ia memilih SPBU Kaliwates lantaran SPBU di sekitar rumahnya telah ramai dipadati warga yang mengantre. Karena itu, ia memilih lokasi yang lebih jauh dengan harapan antreannya tidak terlalu padat.

“Saya antre di sini karena masih ada celah. Tadi tidak terlalu ramai, cuma dua baris antrean. Sekarang sudah tiga baris. Kalau SPBU Tegal Besar dan Sabtuan, antreannya sudah full,” katanya.

Baca Juga  KORPRI Kabupaten Solok Laksanakan Pembekalan dan Orientasi P3K bagi 900 Peserta

Ia berharap masalah antrean panjang ini dapat segera diselesaikan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, serta berharap kekhawatiran masyarakat terkait kelangkaan BBM tidak benar-benar terjadi.

“Biar masyarakat enak antre bensinnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas Besuki, Iqbal Wida Fardana, mengimbau masyarakat khususnya di Kabupaten Jember agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Menurutnya, stok BBM saat ini masih dalam kondisi aman.

Selain itu, pengiriman BBM dari depo atau terminal BBM menuju SPBU di Jember juga berjalan lancar dan tidak mengalami kendala.

“Sekali lagi saya mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pembelian sesuai kebutuhan, jadi tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” ujarnya.

(Dang)

Share :

Baca Juga

Rekonstruksi kasus pembunuhan Rustam Sibarani di Polres Batanghari dan kehadiran kuasa hukum keluarga korban dari Pemuda Batak Bersatu Provinsi Jambi.

Berita Utama

Kuasa Hukum soroti kejanggalan keterangan pelaku pembunuhan Rustam Sibarani dalam rekontruksi.

News

Mahasiswa KUKERTA MBKM FEB Universitas Riau Tanamkan Pentingnya Menabung pada Siswa SD

Advertorial

Calo Berseragam Disatpas Polres Pematang Siantar semakin Merajalela, SIM C Dipatok Rp. 480.000 Tanpa Ujian Teori dan Praktek

News

Truk Fuso Bermuatan paket Diduga Milik Shopee Terbakar di Jalan Raya Palembang ,Jambi

News

Persatuan Majlis Taklim Ukhuwah Islamiah Anjangsana Yang Kedua ke Panti Asuhan Baiturrahmah di Desa Rimbo Panjang

News

Talang Open Turnamen Resmi Digelar 10 Januari 2026, Perebutkan Trofi Bupati dan Wakil Bupati Solok

News

Pemkab Meranti Gencarkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Cegah Penyakit Tidak Menular

News

Hujan Lebat Sebabkan Dapur Rumah Warga di Patrang Roboh, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik