
Laga klasik yang sangat dinantikan, Persebaya Surabaya versus Arema FC, pada pekan ke-13 Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, hari Sabtu, 22 November 2025, berakhir dengan skor sama kuat, 1-1. Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi dan penuh drama.
Meskipun unggul jumlah pemain setelah pemain Arema, Matheus Nascimento, diusir wasit pada menit ke-65 akibat akumulasi kartu kuning, Persebaya gagal memanfaatkan momentum tersebut. Padahal, tim yang dijuluki Bajul Ijo ini tampak lebih dominan dalam penguasaan bola.
Tampil di depan ribuan Bonek, suporter setia mereka, Persebaya kesulitan menemukan celah di pertahanan solid Arema sejak awal babak pertama. Beberapa peluang emas sempat tercipta melalui aksi individu Milos Raickovic dan kecepatan Gali Freitas. Sayangnya, upaya mereka masih mampu digagalkan oleh penampilan gemilang penjaga gawang Arema FC, Lucas Frigeri.
Namun, Arema juga tidak tinggal diam. Menjelang akhir babak pertama, mereka beberapa kali melancarkan serangan balik yang berbahaya. Penyerang andalan Arema, Dalberto Belo, sempat mengancam dengan tendangan kerasnya. Namun, bola masih dapat ditepis oleh kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi.
Memasuki babak kedua, Persebaya terus berupaya untuk membongkar pertahanan rapat Arema. Akan tetapi, justru mereka yang harus kebobolan terlebih dahulu akibat gol bunuh diri yang dicetak oleh bek tengah Dime Dimov pada menit ke-63. Maksud hati menghalau umpan silang pemain Arema, bola justru berbelok arah dan masuk ke gawang tanpa bisa diantisipasi oleh Ernando.
Dua menit berselang, Arema harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Matheus Nascimento menerima kartu merah. Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Persebaya dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-73 melalui sepakan keras kapten tim, Bruno Moreira.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit akhir pertandingan. Dengan tambahan satu poin ini, Persebaya kini menduduki peringkat kedelapan klasemen sementara dengan raihan 16 poin. Jumlah poin yang sama juga dimiliki oleh Arema FC, yang berada tepat di bawahnya karena selisih gol.
Pilihan Editor: Kata Jan Olde Riekerink Usai Dewa United Kalah 0-1 di Kandang Persib Bandung















