Breaking News

Home / News

Sabtu, 1 November 2025 - 15:45 WIB

Potongan Kapal Titan Masih Tersisa di Perairan Pulau Popole, Warga Khawatirkan Potensi Kecelakaan

Pandeglang, warta- kota.com Warga dan nelayan lokal pesisir pantai Cigondang, Kecamatan Labuan, Pandeglang, merasa cemas terkait keberadaan sisa material Kapal Titan 14 yang belum sepenuhnya dievakuasi dari perairan pulau Popole. Kekhawatiran ini muncul karena potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh potongan-potongan besi kapal terhadap aktivitas nelayan dan keselamatan wisatawan.

 

Menurut keterangan warga setempat, masih terdapat sekitar 70% potongan besi Kapal Titan yang belum dievakuasi sejak insiden karamnya kapal tersebut tahun lalu. Kondisi ini diperparah dengan minimnya penerangan di sekitar perairan Pulau Popole terutama pada malam hari, sehingga menyulitkan nelayan untuk melihat keberadaan potongan besi tersebut saat melintasinya.

Sabtu, (01/11/2025).

 

Diberitakan sebelumnya, Insiden karamnya Kapal Titan 14 di perairan Pulau Popole  pada Desember 2024 lalu akibat cuaca buruk yang menyebabkan tumpahnya ribuan ton batubara di perairan Pulau Popole, serta  menenggelamkan sebagian badan kapal ke dasar lautan yang dangkal.

 

Pasca insiden, Perusahaan beserta warga masyarakat Desa Cigondang berkolaborasi melakukan cleaning tumpahan batubara di Pulau Popole, hingga pemberian kompensasi dari Perusahaan terhadap nelayan dan pelaku usaha disekitar pesisir pantai Desa Cigondang.

Baca Juga  Yusman Sebagai Pelapor Desak Polresta Pekanbaru Tangkap Residivis Ansori dan Nando

 

Saat ini, guna melakukan pembersihan dan evakuasi lanjutan, PT. Teguh Abadi Setiakawan  menggandeg lembaga gerakan peduli lingkungan dan alam (GAPELA), melakukan pengawasan terhadap kegiatan Salvage (Pekerjaan bawah air) dan kegiatan pengapungan (Refloating) kerangka kapal BG Titan14.

 

Menurut Jemi, salah satu anggota pecinta lingkungan dari lembaga GAPELA  mengungkapkan bahwa proses evakuasi kapal masih berlangsung, meskipun baru sebagian material kapal yang berhasil diangkat. Kendala utama yang dihadapi adalah faktor cuaca yang tidak menentu dan keterbatasan anggaran yang dialokasikan untuk operasi salvage.

 

Kendati demikian, ia berharap hal yang sama agar pelaksanaan evakuasi sisa material kapal Titan 14 segera terlaksana, dan tidak dikeluhkan lagi oleh warga dan nelayan lokal.

 

Sementara itu, menurut keterangan warga, Pulau Popole dan perairan di sekitarnya merupakan wilayah penting bagi masyarakat setempat. Selain menjadi sumber mata pencaharian bagi nelayan, pulau ini juga memiliki potensi wisata yang menjanjikan. Keberadaan habitat alami dan hewan primata menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Baca Juga  Serunya Tubing di Wisata Kali Tape Sememu, Destinasi Alam Murah dan Asri di Pasirian

 

Para nelayan setempat mengeluhkan bahwa area perairan Pulau Popole menjadi tempat mereka mencari ikan, baik dengan cara memancing maupun menjaring. Namun, keberadaan potongan besi kapal yang tidak terlihat pada malam hari meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi perahu-perahu kecil yang melintas di area tersebut.

 

Warga dan nelayan berharap agar pihak terkait segera mengambil tindakan untuk mempercepat proses evakuasi sisa-sisa material Kapal Titan 14. Mereka juga meminta agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap masalah ini, mengingat potensi bahaya dan dampak negatif yang dapat ditimbulkan terhadap aktivitas ekonomi dan pariwisata di Pulau Popole. (YNA)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Grand Opening Kantor PT GSS Lubuklinggau Membuka Lapangan Pekerjaan Tahun 2024

News

Iskan Nopis SP Menyerangkan Bantuan Alat Musik tradisional Momongan Ke Nagari Talang

News

Banjir Kepung Jember, Seorang Wanita Meninggal Dunia

News

Judi Darat Sejenis Sabung Ayam dan Goncang Dadu, Disebut Hari Ini Main Besar-besaran.

News

Klarifikasi, Kalapas Pekanbaru Bantah Pemberitaan Pengendalian Narkoba Berasal Dari Narapidana Lapas Pekanbaru

News

Tingkatkan Kewaspadaan, Lapas Pancur Batu Kanwil Kemenkumham Sumut Laksanakan Razia Rutin Blok Hunian WBP

News

Muspika dan Instansi Bersatu Atasi Masalah Sampah di Pasar Labuan

News

Angkutan Batu Bara Masih Melintas Bebas – Apakah Larangan Sudah Dicabut? Masyarakat Sumsel Minta Pemerintah Jelaskan”