Solok, Warta-kota.com.- Partai final Turnamen Antar Suku Nagari Talang 2026 berlangsung meriah dan penuh tensi tinggi. Pertandingan yang digelar pada Sabtu (29/3/2026) di Lapangan Harimau Data, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok ini mempertemukan dua tim rival, Suku Piliang dan Suku Koto.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil agresif dan saling menekan. Laga derbi antar suku tersebut berlangsung sengit, namun hingga waktu normal berakhir skor tetap imbang, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
Pada babak penentuan, kiper Suku Piliang, Aldo yang juga anak dari Kadis PUPR Kab Solok, menjadi pahlawan kemenangan setelah berhasil menepis tendangan terakhir pemain Suku Koto. Aksi gemilang tersebut memastikan Suku Piliang keluar sebagai juara pertama Turnamen Antar Suku Nagari Talang 2026.

Aldo penjaga gawang tim suku Piliang saat menangkap tendangan dari pemain suku koto
Trofi juara diserahkan langsung oleh tokoh Nagari Talang, Iskan Nofis, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Solok. Penyerahan hadiah turut didampingi oleh Ketua KAN Nagari Talang Dt. Sikumbang Rajo Jihin, anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat Agusahdeman, Wali Nagari Talang Zulfadli, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok Vivi Fortuna, unsur Bundo Kanduang, serta tokoh-tokoh sepak bola Nagari Talang.
Dalam sambutannya, Iskan Nofis menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan kegiatan positif seperti turnamen antar suku ini.
“Kegiatan seperti ini perlu kita jaga dan dukung bersama. Selain mempererat silaturahmi antar anak nagari, juga menjadi hiburan bagi para perantau yang pulang saat momen Lebaran” ujarnya.

Tim suku Piliang
Ia juga mengungkapkan bahwa bersama unsur pimpinan nagari, termasuk Ketua KAN dan Wali Nagari Talang, telah direncanakan agar turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan.
“Tentu hal ini membutuhkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Nagari Talang” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya sebagai wakil masyarakat untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif di tingkat nagari, terutama yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi dan berkembang.
Turnamen antar suku ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan identitas sosial masyarakat Nagari Talang.**(PB07)















